
PURWOKERTO, SERAYUNEWS – Libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW mendorong peningkatan mobilitas penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 131.517 penumpang menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 5 Purwokerto selama periode Jumat (21/8) hingga Selasa (25/8) siang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 64.481 penumpang tercatat berangkat dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 5 Purwokerto. Sementara itu, 67.036 penumpang lainnya tercatat tiba di stasiun-stasiun di wilayah tersebut.
Data tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama momentum libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW. Kereta api menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk bepergian menuju berbagai daerah maupun kembali ke Purwokerto dan sekitarnya.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto M. As’ad Habibuddin mengatakan, jumlah penumpang selama long weekend mencapai rata-rata 26.303 orang per hari.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 5 persen dibandingkan rata-rata harian penumpang pada Agustus 2026 yang berada di angka 25.017 orang.
“Selama periode long weekend Maulid Nabi Muhammad SAW ini, KAI Daop 5 Purwokerto telah melayani lebih dari 131 ribu penumpang. Angka tersebut setara dengan rata-rata 26.303 penumpang per hari, atau meningkat 5 persen dibandingkan rata-rata harian penumpang pada Agustus 2026 yang mencapai 25.017 penumpang,” ujar As’ad.
Menurut As’ad, jumlah penumpang tersebut masih berpotensi bertambah. Aktivitas perjalanan dan penjualan tiket masih berlangsung hingga Selasa (25/8).
Dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 5 Purwokerto, Stasiun Purwokerto mencatat jumlah penumpang tertinggi selama periode long weekend Maulid Nabi.
Sebanyak 52.668 penumpang tercatat menggunakan layanan kereta api di Stasiun Purwokerto. Jumlah tersebut menempatkan Stasiun Purwokerto sebagai titik dengan aktivitas penumpang tertinggi di wilayah Daop 5.
Posisi berikutnya ditempati Stasiun Kutoarjo dengan 18.606 penumpang dan Stasiun Kroya sebanyak 14.491 penumpang.
Sementara itu, Stasiun Kebumen mencatat 10.122 penumpang, Stasiun Gombong sebanyak 6.506 penumpang, dan Stasiun Cilacap sebanyak 5.055 penumpang.
Tingginya aktivitas di sejumlah stasiun tersebut menunjukkan mobilitas masyarakat selama libur panjang tersebar di berbagai wilayah. Kota-kota yang terhubung dengan jaringan kereta api dari Daop 5 Purwokerto tetap menjadi tujuan perjalanan masyarakat.
Untuk tujuan perjalanan, relasi menuju Jakarta, Yogyakarta, dan Semarang masih menjadi sejumlah rute yang banyak dipilih pelanggan.
KAI Daop 5 Purwokerto menyatakan akan terus menjaga kelancaran perjalanan, terutama ketika volume penumpang meningkat pada momentum libur nasional dan akhir pekan panjang.
“KAI Daop 5 Purwokerto berkomitmen mendukung kemudahan mobilitas masyarakat, khususnya pada momentum libur nasional dan long weekend. Kami terus memastikan aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pelanggan selama berada di stasiun maupun dalam perjalanan menggunakan kereta api,” kata As’ad.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi selama libur panjang.
Menurutnya, tingginya kepercayaan pelanggan menjadi dorongan bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
Di tengah tingginya mobilitas selama long weekend, KAI mengingatkan calon penumpang agar tidak datang ke stasiun menjelang waktu keberangkatan.
As’ad meminta pelanggan mempersiapkan perjalanan sejak awal, termasuk mengecek kembali tiket dan jadwal kereta. Penumpang juga disarankan tiba lebih awal agar memiliki waktu yang cukup untuk menjalani pemeriksaan dan proses boarding.
”Kami mengimbau pelanggan yang akan melakukan perjalanan agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan tiket dan jadwal keberangkatan. Pelanggan juga diimbau datang ke stasiun tidak mendekati waktu keberangkatan agar memiliki waktu yang cukup untuk melakukan proses pemeriksaan dan boarding serta tidak tertinggal kereta,” kata As’ad.
Selain memperhatikan waktu keberangkatan, pelanggan juga diminta menjaga barang bawaan selama berada di stasiun maupun ketika sudah berada di dalam kereta.
Dengan persiapan yang matang dan kepatuhan terhadap aturan perjalanan, masyarakat diharapkan dapat menikmati perjalanan selama masa libur panjang dengan aman, nyaman, dan lancar.