Sabtu, 10 Desember 2022

LSM Seroja: Awaluddin Murri Paling Ideal Jadi Pj Bupati Cilacap

Sekda Cilacap, Awaluddin Murri, saat memberikan sambutan dalam Rakor TJSP, Selasa (27/9/2022). (Irfan/Serayunews)

Masa Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Cilacap, akan berakhir pada 19 November 2022 mendatang. Sementara Pemilihan Kepala Daerah, baru akan dilaksanakan pada Pilkada Serentak 2024 nanti.


Cilacap, serayunews.com

Untuk mengisi kekosongan kepemimpinan selama kurang lebih 2 tahun, pemerintah pusat melalui gubernur akan menunjuk seorang penjabat (Pj) bupati yang akan menjalankan tugas, sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Isu calon kuat sebagai Pj Bupati Cilacap pun, belakangan mulai mencuat. Sosok yang digadang-gadang bakal menjadi pengganti Tatto Suwarto pamuji, terfokus pada satu nama, yakni Awaluddin Murri yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cilacap.

Ketua LSM Seroja, Ekanto Wahyuning Santoso menilai, Awaluddin Murri saat ini menjadi sosok yang paling ideal menjadi Pj Bupati Cilacap selepas Tatto Suwarto Pamuji purna. Awal, sapaan akrab Awaluddin, memiliki segudang pengalaman di lingkungan Pemkab Cilacap.

“Secara kriteria sudah jelas, orang yang sangat paham dengan Cilacap. Menurut saya, Pak Sekda sekarang, Awaluddin Murri,” katanya kepada serayunews.com, Rabu (28/9/2022).

Menurutnya, Awauddin pernah mengemban berbagai jabatan strategis. Mulai dari camat di berbagai wilayah, kepala bagian, hingga kepala dinas. Apalagi, saat ini yang bersangkutan menempati hirarki ASN tertinggi di Pemkab Cilacap. Sehingga, komunikasi yang terjalin dengan jajaran di bawahnya telah berjalan lancar.

“Pengalamannya mumpuni, mulai dari staf, jadi camat, sampai kepala dinas dua kali juga. Artinya sangat layak, dengan pihak luar komunikasinya juga bagus,” ujarnya.

Sementara, lanjutnya, jika pada akhirnya yang dipilih menjadi Pj Bupati Cilacap adalah Awaluddin, maka yang bersangkutan memilih Pj atau Plh Sekda. Ekanto pun mendorong, agar Awaluddin dapat memilih Sekda yang dapat membantu kerja Pj bupati secara maksimal.

“Kalau misalnya Pak Awal jadi Pj bupati, maka beliau harus memilih Plh Sekda yang benar-benar bisa membantu. Jangan sampai yang dipilih justru menghambat kinerjanya, dengan begitu pelayanan terhadap masyarakat tidak terganggu,” jelasnya.

Berita Terpopuler

Berita Terkini