Sabtu, 25 Maret 2023

Mayat yang Ditemukan Membusuk di Sungai Serayu Maos Cilacap, Ternyata Korban Pembunuhan

Pelaku pembunuhan mayat di sungai serayu maos Cilacap
Terduga pelaku pembunuhan (baju kuning) tengah menjalani pra rekontruksi di Desa Kedungbenda, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (21/1/2023). (Shandi Yanuar/Serayunews)

Selasa (17/1/2023) lalu, sesosok mayat laki-laki mengambang di Sungai Serayu, Maos, Kabupaten Cilacap. Ternyata mayat tersebut, merupakan korban pembunuhan. Terduga pelaku adalah saudaranya sendiri. Hal tersebut terungkap, setelah pihak kepolisian melakukan pendalaman


Purwokerto, serayunews.com

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Edy Suranta Sitepu melalui Kasat Reskrim, Kompol Agus Supriadi S memberikan penjelasannya. Dia mengatakan, mayat di Maos itu merupakan warga Desa Sokaraja Wetan, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas bernama Hudi (70).

Atas informasi tersebut, selanjutnya pihaknya langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Dari hasil autopsi ada luka pada bagian kepala. Luka itu karena hantaman benda tumpul,” ujar Kasat, sesuai pra rekonstruksi pembunuhan, Sabtu (21/1/2023).

Baca juga: Mayat Lelaki Membusuk Ditemukan Mengambang di Sungai Serayu Maos

Setelah hasil autopsi keluar, pihaknya kemudian mengembangkan kasus tersebut dan mengindikasikan tersangka yakni Supriyatin (43). Wanita itu adalah warga Desa Sokaraja Wetan yang tak lain merupakan keponakan korban.

“Setelah kami melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku, dia mengakui telah melakukan pembuatannya,” kata dia.

Kepada polisi, Supriyatin mengungkapkan, pembunuhan terhadap korban pada, Sabtu (14/1/2023) malam sekitar pukul 22.00 WIB di sekitar rumah pelaku.

Saat itu, dugaannya korban alias paman hendak melakukan rudapaksa terhadap pelaku.

“Ini dari keterangan pelaku, jika sebelum pembunuhan korban hendak memperkosa pelaku. Sehingga pelaku spontan melakukan penganiayaan dengan sebilah bambu dan korban meninggal dunia,” kata dia.

Baca juga: Mayat Laki-laki Ditemukan Tersangkut di Jaring Bendung Gerak Serayu, Identitasnya Belum Diketahui

Tidak sampai situ, tersangka memboncengkan korban dengan sepeda motor matik milik tersangka. Tersangka menutup kasad korban dengan karung warna putih. Kemudian, tersangka membawa jenazah ke arah Sungai Pelus Desa Sokaraja Wetan hingga akhirnya dibuang ke sungai tersebut. Setelah membuang, kemudian pelaku mencoba memastikan bahwa jenazah korban sudah hanyut dengan mengecek ke aliran Sungai Serayu di Desa Kedungbenda, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga.

“Setelah itu tersangka pergi dari lokasi, kemudian pada, Jumat (20/1/2023) kemarin kami tangkap di Bendung Gerak Serayu,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini