Senin, 23 Mei 2022

Mengapa Terjadi Bentrok Remaja Anggota Geng Motor di Puwokerto, Ini Kata Psikolog RSUD Margono

Mengapa Terjadi Bentrok Remaja Anggota Geng Motor di Puwokerto, Ini Kata Psikolog RSUD Margono

Bentrok puluhan remaja anggota geng motor di Purwokerto, Sabtu (19/3/2022) sekitar Pukul 03.00 WIB lalu, merupakan bentuk pencarian jati diri. Hal itu disampaikan psikolog RSUD Margono, Dita Septi.


Purwokerto, serayunews.com

Menurut Dita Septi Aryani, diyakininya remaja yang terlibat aksi kekerasan tersebut hanya mencari identitas diri yang akan menjadi konsep jati diri mereka saat dewasa.

“Karena yang terpenting bagi remaja itu teman-teman seusianya, ketika mereka berada di kelompok usia yang sama mereka merasa punya kekuatan,” ujar dia, Senin (21/3/2022).

Baca juga  Warga yang Telanjur Punya Nama Satu Kata Tak Perlu Diganti, Ini Alasannya

Menilik dari kasus tersebut, Dita menduga, beberapa dari mereka bahkan tidak tahu kenapa melakukan penyerangan. Hanya ingin ikut-ikutan dan merasa jati diri mereka ada pada kelompoknya.

“Jadi mereka berfikir, apa yang dilakukan kelompok saya dan lainnya mereka akan ikut, karena menurut mereka itu bagian dari mereka,” katanya.

Karena itu, perhatian khusus dari orangtua supaya lebih memahami ketika anaknya berada di luar rumah sangat dibutuhkan. Para orangtua dituntut mengetahui seperti apa pergaulan anaknya, dengan siapa dan melakukan tindakan apa saja di luar sana.

Baca juga  Hebat, Cilacap Raih WTP ke Enam Kali Beruntun dari BPK

Seperti diberitakan, puluhan remaja yang diduga geng motor melakukan tindakan anarkis di Grumbul Sawangan, Kelurahan Kedungwuluh, Kecamatan Purwokerto Barat. Selain merusak tembok rumah warga dan sepeda motor, mereka juga menyerang menggunakan petasan dan membawa senjata tajam. (san)

Berita Terkait

Berita Terkini