Sabtu, 2 Juli 2022

Nelayan Cilacap Tersambar Petir dan Jatuh dari Kapal di Perairan Kebumen

Pencarian nelayan tenggelam di kebumen
Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian nelayan tenggelam di Perairan Puring Kebumen. Foto: Basarnas Cilacap.

Seorang nelayan asal Nusawungu Kabupaten Cilacap hilang tenggelam di Perairan Puring Kebumen, Jumat (17/6). Dugaannya korban terjatuh ke laut usai tersambar petir saat menjaring ikan.


Kebumen, serayunews.com

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap Adah Sudarsa menyampaikan, awalnya pihaknya mendapatkan informasi tersebut. Lalu, Basarnas Cilacap memberangkatkan satu regu untuk menggelar Operasi SAR di lokasi kejadian.

Adah Sudarsa mengatakan, kejadian bermula saat Kapal Rama Jaya menjaring ikan di Perairan Puring Kebumen pada Kamis (16/6). Karena cuaca di sekitar Perairan Puring hujan, maka Kapal kembali ke pantai.

Baca juga  Basarnas Cilacap Tingkatkan Pelatihan Beregu dan Satuan Pertolongan di Air

“Kemudian saat di perjalanan kembali, pada pukul 18.30 WIB, tekong tersambar petir dan langsung jatuh ke air,” ujarnya.

Korban dalam pencarian atas nama Masimin bin Sagkun (47). Sangkun adalah laki-laki warga Desa Karang Tawang RT01 RW 04 Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap.

Dalam pencarian korban, Basarnas Cilacap terjunkan sejumlah perlengkapan alut yang digunakan antara lain 1 unit rescue car carrier, 1 unit rescue car type II, 1 set rubber boat, 2 det alkom, APD Covid-19, dan Alduk SAR air lengkap.

Sementara ini, di hari pertama pencarian belum membuahkan hasil, dan pencarian akan kembali dilakukan pada Sabtu (18/6).

Berita Terkait

Berita Terkini