
SERAYUNEWS-Operasi Search dan Rescue (SAR) pendaki hilang di Gunung Slamet bernama Syafiq Ridhan Ali Razan (18) ditutup pada Senin (5/1/2026) petang. Kendati demikian warga sekitar Dipajaya Desa Clekatan, jalur Pendakian Pulosari Kabupaten Pemalang berencana tetap akan melanjutkan pencarian.
Informasi yang berhasil dihimpun dari akun Instagram @headlinewspemalang menyebutkan penutupan operasi SAR tersebut. Sebelumnya pada Sabtu (27/12/2025) pendaki bernama Syafiq Ridhan Ali Razan (18) warga Perum Depkes Blok D2-16 RT 05 / RW 03, Desa Kramat, Kecamatan Magelang Kabupaten Magelang dilaporkan hilang.

Korban bersama temannya bernama Himawan, melakukan pendakian (tektok) Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya Pemalang. Keduanya berangkat dari basecamp Dipajaya pada hari Sabtu, 27 Desember 2025 pukul 23.00 WIB dan diperkirakan kembali ke basecamp pada hari Minggu 28 Desember 2025 sekira pukul 19.00 WIB.
Namun hingga hari Senin 29 Desember survivor belum juga kembali ke basecamp dan pihak Basecamp Dipajaya memberangkatkan personel untuk melakukan pencarian dan menemukan teman survivor di pos 9 pada hari Selasa sekira pukul 06.30 WIB. Dari keterangan Himawan, Syafiq pergi mencari bantuan karena himawan mengalami cedera kaki.
Anggota Relawan Siaga Bencana Kabupaten Purbalingga Andi Fitrianto yang juga ikut dalam pencarian membenarkan mengenai penghentian operasi SAR tersebut.