
SERAYUNEWS– Tersambar petir Sarikem (47) seorang perempuan warga Desa Pandansari, Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen meninggal dunia. Peristiwa tersebut terjadi saat korban memanen padi di sawah, Senin (2/3/2026) sore.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, membenarkan hal tersebut. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB cuaca di lokasi sedang hujan disertai petir. Setelah kejadian, korban kemudian dilarikan ke RSUD PKU Muhammadiyah Sruweng untuk mendapatkan pertolongan medis.
Tersambar petir, Sarikem setibanya di rumah sakit, tim medis menyataka sudah meninggal dunia. “Dari keterangan awal medis, terdapat luka bakar pada bagian punggung korban,” terangnya.
Adanya kejadian tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian dan rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan awal. Pihaknya langsung melakukan pendataan saksi, berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Kebumen”Serta memastikan tidak ada unsur lain dalam peristiwa ini,” kata kapolres.
Dua saksi telah dimintai keterangan, yakni suami korban dan seorang warga lainnya yang berada di sekitar lokasi. Dari hasil pemeriksaan sementara olih polisi, kejadian dinyatakan sebagai musibah.”Kepada polisi pihak dari keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi,” ungkapnya.
Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya petani yang beraktivitas di area terbuka, untuk meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrem. “Aktivitas di persawahan sebaiknya dihentikan sementara ketika hujan deras disertai petir terjadi, guna menghindari risiko serupa,” imbuhnya