
CILACAP, SERAYUNEWS – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Rabu (15/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Taj Yasin memastikan persoalan kekurangan tenaga pendidik yang selama ini dikeluhkan sekolah akan segera ditindaklanjuti.
Kedatangan pria yang akrab disapa Gus Yasin itu memang bertepatan dengan pelaksanaan MPLS. Namun, di balik kunjungan tersebut, ia ingin melihat langsung kondisi sekolah yang dilaporkan masih mengalami kekurangan guru.
“Saya mendapatkan informasi gurunya masih kurang. Nanti kita koordinasikan dengan Cabang Dinas Pendidikan agar kebutuhan guru di SMA Negeri 1 Dayeuhluhur segera terpenuhi,” kata Taj Yasin.
Menurutnya, pemenuhan tenaga pendidik menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan jumlah guru yang memadai, proses belajar mengajar diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Selain meninjau kondisi sekolah, Taj Yasin juga menyempatkan berdialog langsung dengan para siswa yang tengah mengikuti MPLS. Ia turun dari panggung dan mengajak para siswa berbincang santai mengenai cita-cita mereka.
Sejumlah siswa mengaku memiliki impian menjadi pramugari, perawat, penerjemah bahasa Jepang, hingga dosen. Menanggapi hal itu, Taj Yasin berpesan agar setiap cita-cita dibarengi dengan perencanaan yang matang.
“Kalau sudah punya cita-cita, road map-nya harus dibuat. Cari tahu apa yang harus dipelajari, keterampilannya apa, lalu dicicil satu per satu,” ujarnya.
Suasana dialog berlangsung cair. Sesekali Taj Yasin melontarkan candaan yang mengundang tawa para siswa. Salah satunya saat ia bertanya siapa yang ingin menjadi wakil gubernur dan hampir seluruh peserta MPLS mengangkat tangan.
“Lho, kok semuanya mau jadi wakil gubernur?” ucapnya disambut gelak tawa para siswa.
Kunjungan tersebut juga menjadi momen membahagiakan bagi empat siswa yang aktif menjawab pertanyaan. Mereka mendapat hadiah berupa sepeda dari Taj Yasin.
Setelah mengetahui rumah para siswa hanya berjarak sekitar dua hingga tiga kilometer dari sekolah, ia meminta hadiah tersebut dimanfaatkan sebagai sarana berangkat sekolah.
“Nanti ke sekolah naik sepeda ya. Saya kirim sepedanya. Belum punya SIM kan? Naik sepeda saja,” katanya.
Salah satu penerima hadiah, Siti Aulia Agustin, mengaku tidak menyangka akan mendapatkan sepeda dari Wakil Gubernur Jawa Tengah.
“Sangat senang, bahagia banget. Pokoknya tidak bisa diungkapkan lagi. Semoga Pak Wakil Gubernur selalu semangat dan semoga Cilacap semakin maju,” ujarnya.
Taj Yasin berharap persoalan kekurangan guru di SMAN 1 Dayeuhluhur dapat segera teratasi melalui koordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Banyumas. Dengan dukungan tenaga pendidik yang memadai, ia optimistis kualitas pembelajaran akan semakin baik sehingga para siswa bisa lebih fokus mengembangkan kemampuan dan meraih cita-cita mereka.