
SERAYUNEWS – Peluang menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bagi lulusan SMA/sederajat melalui jalur sekolah kedinasan diprediksi kian terbuka lebar pada tahun 2026.
Pemerintah tengah menyiapkan sejumlah sekolah kedinasan baru yang memberikan alternatif pilihan pendidikan sekaligus jaminan karier di instansi pemerintah.
Minat terhadap jalur ini terus meroket. Tahun lalu, tercatat sekitar 150 ribu pendaftar bersaing memperebutkan kursi di sekolah kedinasan milik tujuh kementerian yang difasilitasi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Pemerintah sedang mematangkan kehadiran tiga institusi pendidikan baru untuk mencetak SDM profesional. Berikut rinciannya:
1. Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin)
Institusi ini merupakan hasil penggabungan antara Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim).
Langkah ini diambil untuk mengintegrasikan pendidikan vokasi di bawah naungan Kementerian Hukum.
Meski mahasiswa hasil peleburan sudah ada, pendaftaran taruna baru masih menunggu kebijakan lanjutan dari kementerian terkait.
2. Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltek Imipas)
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan berencana membentuk Poltek Imipas sebagai strategi menyiapkan tenaga kerja yang berintegritas.
Izin pembukaan program studi sudah dikantongi, dan saat ini sedang dilakukan penyesuaian regulasi organisasi agar selaras dengan kebutuhan instansi yang baru dibentuk tersebut.
3. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN)
Kabar paling dinanti datang dari STPN yang berada di bawah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.
Saat ini STPN belum berstatus ikatan dinas, namun transformasi menjadi sekolah kedinasan dengan skema ikatan dinas sedang diusulkan dan telah dibahas bersama DPR.
Program studi yang disiapkan meliputi:
Sarjana terapan Pertanahan.
Manajemen Tata Ruang.
Survei Pemetaan.
Kebijakan Perlindungan Tanah.
Pendaftaran sekolah kedinasan umumnya dibuka pada rentang bulan Mei hingga Juni setiap tahunnya.
Namun, kepastian mengenai kuota dan sekolah yang membuka seleksi tetap menunggu rilis resmi dari BKN.
Mengingat persaingan yang sangat ketat, calon peserta disarankan untuk:
Mempelajari tingkat keketatan masing-masing sekolah kedinasan.
Mengikuti bimbingan belajar atau belajar mandiri secara intensif.
Memantau secara berkala laman resmi BKN untuk informasi terbaru.
Sekolah kedinasan tetap menjadi favorit karena menawarkan pendidikan gratis hingga jenjang Diploma IV (D4) serta peluang langsung diangkat menjadi CPNS setelah lulus.
Transformasi institusi pendidikan ini diharapkan dapat mencetak ASN yang lebih profesional dan siap menghadapi tantangan kerja di masa depan.