
SERAYUNEWS – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi membuka pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani (TWH) 2026.
Program ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kemdiktisaintek melalui studi lanjut jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3).
Pendaftaran dibuka hingga 30 Juni 2026. Selain bantuan finansial, program ini bertujuan mencetak aparatur yang profesional, kompeten, dan mampu bersaing secara global dalam penguasaan Iptek.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi pemerintah. Calon peserta dapat mengakses tautan berikut:
Link Resmi: kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id
Proses seleksi berlangsung secara transparan dan bertahap, mulai dari verifikasi administrasi hingga penilaian kelayakan akademik.
Calon pelamar diingatkan untuk memastikan seluruh dokumen yang diunggah lengkap agar peluang lolos semakin besar.
Pelamar wajib memenuhi persyaratan umum dan akademik berikut ini:
Syarat Umum:
Berstatus Tenaga Kependidikan PNS di lingkungan Kemdiktisaintek, LLDikti, atau PTN.
Pegawai aktif atau sedang tugas belajar (dengan surat resmi).
Batas usia maksimal per 31 Desember 2026: 47 tahun (S2) dan 50 tahun (S3).
Penilaian kinerja minimal berkategori “Baik”.
Melampirkan izin studi, surat keterangan sehat, serta personal statement.
Bebas sanksi hukum dan tidak menerima beasiswa lain (double funding).
Bersedia kembali mengabdi ke instansi asal setelah lulus.
Syarat Akademik:
Program S2: IPK minimal 2,75.
Program S3: IPK minimal 3,00.
Pelamar On-going: IP minimal 3,25 pada semester sebelumnya.
Beasiswa ini mencakup durasi maksimal 24 bulan untuk S2 dan 48 bulan untuk S3. Komponen beasiswa yang didapatkan meliputi:
Biaya pendaftaran dan uang kuliah (UKT).
Biaya buku, bahan akademik, dan penelitian.
Tiket perjalanan pulang-pergi (PP).
Biaya hidup bulanan dan dana darurat akademik.
Program ini selaras dengan visi Indonesia Emas 2045, yang mendorong terciptanya SDM unggul dengan karakter ASN BerAKHLAK.
Dengan kualifikasi pendidikan yang lebih tinggi, diharapkan kualitas layanan pendidikan tinggi di Indonesia semakin kompetitif di kancah internasional.