
SERAYUNEWS- Waktu pendaftaran Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2026 kian menipis.
Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) mengingatkan seluruh sekolah dan siswa untuk segera melakukan finalisasi data PDSS, mengingat masa pendaftaran akan berakhir dalam lima hari ke depan.
Sesuai jadwal resmi, pendaftaran PDSS ditutup pada 7 Februari 2026, sementara pengisian dan finalisasi data masih dibuka hingga 9 Februari 2026.
Tahapan ini menjadi sangat krusial karena PDSS merupakan syarat utama mengikuti jalur SPAN-PTKIN, seleksi nasional masuk PTKIN tanpa tes dan tanpa biaya.
Panitia menegaskan, siswa berprestasi yang ingin bersaing di jalur SPAN-PTKIN 2026 wajib memastikan sekolah telah mendaftarkan dan mengunci PDSS. Tanpa data PDSS yang valid dan terfinalisasi, siswa otomatis gugur dari proses seleksi.
PDSS atau Pangkalan Data Sekolah dan Siswa merupakan sistem pendataan nasional yang memuat profil satuan pendidikan, data peserta didik, serta nilai rapor siswa dari semester awal hingga kelas XII semester ganjil. Seluruh data tersebut menjadi dasar utama penilaian kelulusan SPAN-PTKIN 2026.
Berbeda dengan jalur seleksi berbasis ujian, SPAN-PTKIN sepenuhnya mengandalkan rekam jejak akademik siswa. Karena itu, ketepatan, kejujuran, dan konsistensi data yang diinput sekolah menjadi faktor penentu.
Panitia juga menekankan bahwa sistem PDSS telah terintegrasi dengan DAPODIK dan EMIS, sehingga sekolah harus melakukan pengecekan menyeluruh agar tidak terjadi ketidaksesuaian data sebelum finalisasi.
Tidak semua satuan pendidikan dapat mengikuti PDSS. Panitia PMB PTKIN 2026 menetapkan sekolah yang memenuhi syarat sebagai berikut:
Selain memiliki NPSN aktif, sekolah juga wajib menyiapkan kode registrasi sekolah, email aktif kepala sekolah, serta nomor WhatsApp yang dapat dihubungi selama proses pendaftaran berlangsung.
Proses pendaftaran PDSS dilakukan secara daring melalui laman resmi pdss.ptkin.ac.id dengan tahapan berikut:
Panitia mengingatkan, finalisasi PDSS bersifat permanen dan tidak dapat diubah, sehingga sekolah harus benar-benar memastikan seluruh data telah benar sebelum mengunci sistem.
Untuk menghindari kesalahan teknis, Panitia Nasional PMB PTKIN telah merilis Petunjuk Teknis (Juknis) PDSS SPAN-PTKIN 2026 sebagai panduan resmi bagi satuan pendidikan.
Sekolah dan operator PDSS dapat mengunduh Juknis melalui tautan resmi:
https://uinsaizu.ac.id/files/JuknisPendaftaranPDSSbagiSatuanPendidikan.pdf
Keberadaan Juknis ini diharapkan mampu mempercepat proses pendaftaran, sekaligus meminimalkan kesalahan input data.
Seiring bergulirnya seleksi nasional berbasis prestasi, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menetapkan daya tampung mahasiswa baru Tahun Akademik 2026 sebanyak 3.785 kursi.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Rektor UIN Saizu Purwokerto Nomor 720 Tahun 2025 yang ditandatangani Rektor UIN Saizu, Prof. Ridwan, pada 17 Desember 2025.
Adapun pembagian kuota PMB UIN Saizu 2026 meliputi:
Kebijakan ini bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif, adil, dan merata bagi lulusan MA, SMA, dan SMK di seluruh Indonesia.
Pada PMB PTKIN 2026, Program Studi Ekonomi Syariah menjadi prodi dengan daya tampung terbesar di UIN Saizu Purwokerto, yakni 540 mahasiswa.
Program studi favorit lainnya antara lain:
Secara keseluruhan, UIN Saizu Purwokerto membuka 22 program studi pada penerimaan mahasiswa baru PTKIN Tahun 2026.
Bagi sekolah yang mengalami kendala teknis, Panitia PMB PTKIN menyediakan layanan bantuan resmi melalui:
Email: info@ptkin.ac.id
Website: pdss.ptkin.ac.id
Juknis PDSS: https://s.id/juknispdss2026
WhatsApp Layanan:
0815 7890 1030 (Chat)
0857 6872 3600 (Call)
Dengan sisa waktu yang semakin terbatas, sekolah dan siswa diimbau segera berkoordinasi dengan guru BK dan operator PDSS agar seluruh tahapan dapat diselesaikan tepat waktu.
Ketepatan dan keakuratan pengisian PDSS menjadi kunci utama lolos SPAN-PTKIN 2026, sekaligus membuka peluang melanjutkan studi di PTKIN unggulan seperti UIN Saizu Purwokerto.