
SERAYUNEWS – Perjalanan Persibas Banyumas di Liga 4 Jawa Tengah musim ini harus berakhir di babak delapan besar. Meski demikian, manajemen menegaskan perjuangan tim kebanggaan Banyumas belum berhenti.
Penegasan tersebut disampaikan Ketua Umum Persibas Banyumas, Trisno Sudarso, melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun media sosial klub.
“Perjalanan Persibas di Liga 4 Jawa Tengah musim ini memang terhenti di babak 8 besar. Namun ini bukan akhir. Persibas belum usai,” tulisnya dalam pernyataan tersebut.
Ia menegaskan, hasil di babak delapan besar justru menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh demi menata langkah yang lebih terarah dan lebih kuat pada kompetisi mendatang.
Manajemen Persibas, lanjutnya, akan melakukan pembenahan secara komprehensif agar tim mampu tampil lebih kompetitif di musim berikutnya.
“Dukungan, loyalitas, dan semangat dari seluruh suporter menjadi energi besar bagi kami untuk terus bergerak maju,” katanya.
Tidak hanya berorientasi pada tim senior, Askab PSSI Banyumas juga menyiapkan langkah strategis dalam pembinaan usia dini.
Sebagai bentuk komitmen pengembangan sepak bola di Banyumas bersama Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia, Askab PSSI Banyumas akan menggelar Liga SSB PSSI Banyumas untuk kategori usia U15 dan U17.
Pendaftaran dibuka mulai 14 hingga 20 Februari 2026, sementara pelaksanaan kompetisi dijadwalkan berlangsung pada Maret hingga April 2026.
Kompetisi ini terbuka bagi seluruh Sekolah Sepak Bola (SSB) di wilayah Banyumas dan digelar tanpa dipungut biaya.
Manajemen meyakini, masa depan sepak bola Banyumas hanya bisa lahir dari sistem pembinaan yang terstruktur, kompetitif, dan berkelanjutan.
“Mari bersama membangun generasi baru yang kelak membawa nama Banyumas semakin tinggi,” ujar dia.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa meskipun langkah Persibas di Liga 4 Jawa Tengah terhenti di babak delapan besar, semangat membangun fondasi sepak bola Banyumas justru semakin dikuatkan.