Jumat, 24 September 2021

Pertahankan Tradisi Sedekah Laut, Nelayan Cilacap Larung 10 Jolen

Perayaan sedekah laut di Cilacap. (Ulul)

Meskipun masih dalam pandemi Covid-19, Kelompok Nelayan di Cilacap Jawa Tengah menggelar tradisi budaya sedekah laut dengan melarung 10 jolen ke tengah laut. Berbeda dengan tahun sebelum pandemi, larungan jolen kini digelar dimasing-masing kelompok tanpa arak-arakan.


Cilacap, serayunews.com

Persis pada Jumat Kliwon (27/08/2021) pagi sekitar pukul 08.00 WIB, delapan kelompok nelayan dan HNSI Cilacap menggelar budaya sedekah laut dengan acara larungan jolen berisi sesaji.

Seperti di DPC HNSI Cilacap, ada dua buah jolen berisi sesaji dan kepala sapi dilarung ke tengah laut yang diberangkatkan dari dua tempat yakni di Dermaga PPSC dan Dermaga Batre. Prosesi pelarungan menyita perhatian masyarakat setempat yang ingin melihat langsung dari dekat pada sesi pemberangkatannya.

Wakil Ketua I DPC HNSI Cilacap Parjo Hadi Pranoto mengatakan, budaya sedekah laut di masa pandemi Covid digelar secara sederhana namun tidak mengurangi makna di dalamnya.

“Harapan kita mohon kepada Alloh SWT selalu diberi keselamatan dalam mencari ikan di laut, dan diberi rezeki yang lebih banyak lagi, kita juga memohon agar pandemi Covid segera hilang dari Cilacap,” ujar Parjo kepada wartawan usai memberangkatkan jolen dari kantor HNSI Cilacap untuk dilarung.

Parjo menambahkan, sedekah laut dengan larungan jolen berisi sesaji dilakukan oleh 8 kelompok nelayan Cilacap ditambah dua jolen dari HNSI, dengan keseluruhan jolen berjumlah 10 yang diberangkatkan dari masing-masing kelompok. Selanjutnya Jolen tersebut dilarung ke tengah laut sekitar Pulau Majeti di Nusakambangan.

Sedangkan untuk rangkaian acar di budaya adat sedekah laut, nelayan menggelar acara dimulai dari hari Kamis Wage (26/08) yakni nyekar atau ziarah di Karang Bandung Majeti Nusakambangan, dan Tirakatan, kemudian pada hari Jumat Kliwon (27/08) digelar larungan, slametan dan ruwatan.

“Dalam situasi pandemi Covid-19, untuk ruwatan sedekah laut, dijadikan satu di kantor HNSI Cilacap,” ujarnya.

Sementara menurut salah satu warga Cilacap, Wati dari Kelurahan Cilacap ikut menyaksikan langsung prosesi pemberangkatan jolen dari Dermaga PPS Cilacap. Menurutnya porsesi sedekah laut di masa pandemi terlihat sederhana manum menghibur.

“Sangat menghibur dimasa pandemi walaupun tidak seperti biasanya ada arak-arakan dari pendopo kabupaten yang penting bisa menghibur aja, harapannya pandemi segera berakhir,” ujarnya.

Editor :M Amron

Berita Terkait

Berita Terkini