
SERAYUNEWS-Portugal mempersulit diri sendiri di ajang Piala Dunia 2026. Hal itu karena Portugal tak bisa menang melawan Republik Demokratik Kongo. Kedua tim bermain imbang 1-1, Kamis (18/6/2026).
Gol Portugal dibuat Joao Neves menit 6, sementara gol RD Kongo dibuat Yoane Wissa menit 45+5. Wajarnya, dengan kualitas pemain luar biasa, Portugal bisa mengalahkan RD Kongo. Portugal memiliki Bernardo Silva, Joao Neves, Bruno Fernandes, Rafael Leao, Cristiano Ronaldo, dan nama berkualitas lainnya seperti Vitinha.
Dengan pemain berkualitas itu, Portugal tak mampu menjadi sebuah tim, setidaknya di laga melawan RD Kongo. Portugal juga unggul jauh soal peringkat FIFA. Portugal peringkat 5 dan RD Kongo peringkat 46.
Hasil seri melawan RD Kongo membuat Portugal harus berjibaku keras melawan Uzbekistan pada 24 Juni dan Kolombia pada 28 Juni 2026. Uzbekistan belum bisa diketahui bagaimana mereka akan bermain di Piala Dunia kali ini. Tapi bukan tidak mungkin Uzbekistan akan memberikan kejutan.
Sementara, jika melawan Kolombia, tentu akan jadi laga yang berat. Kolombia adalah peringkat 15 dunia. Kolombia juga solid di kualifikasi Piala Dunia 2026. Saat itu mereka mampu mengalahkan Argentina.
Jadi, jalan Portugal tidaklah mudah. Jika mereka lolos sebagai juara grup K, mungkin akan lebih mulus di fase gugur. Tapi jika runner up grup K, maka Portugal berpotensi di kolom yang berat di fase gugur karena ada kemungkinan satu kolom dengan Spanyol dan Prancis.
Di laga melawan RD Kongo, Cristiano Ronaldo jadi sorotan. Hal itu tak lepas Karena beberapa jam sebelumnya Lionel Messi mampu membuat tiga gol. Banyak yang menunggu apakah Ronaldo bisa menyaingi Messi?
Tapi akhirnya Ronaldo tak mampu mencetak gol. Dia hanya tiga kali melakukan tembakan ke arah gawang RD Kongo. Itu pun tak ada satu pun yang tepat sasaran.
Diskusi di dunia maya banyak yang menyebut Roberto Martinez perlu berani tak memainkan Ronaldo. Sebab, bisa jadi beban bagi Portugal. Tidak dapat dipungkiri, Ronaldo sudah tidak muda lagi.