
JAKARTA, SERAYUNEWS–Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama MPR-DPR-DPD 2026, Jumat (14/8/2026). Dalam kesempatan tersebut presiden yang dilantik pada 20 Oktober 2024 tersebut memamerkan sejumlah capaian keberhasilan pemerintahannya.
Salah satunya adalah mengenai keberhasilan swasembada pangan 8 komoditas. Kendati demikian Prabowo mengakui bahwa Indonesia belum berhasil melakukan swasembada daging baik sapi maupun kerbau. “Kita terus berupaya agar swasembada daging bisa segera terealisasi,” ujarnya.
Selanjutnya presiden juga menyampaikan keberhasilan di bidang swasembada energi. Salah satunya dengan peluncuran bahan bakar jenis solar Diesel B 50 yang menggunakan bahan baku kelapa sawit. “Dengan demikian kita tidak lagi mengimpor solar. Kita menghemat anggaran sebesar Rp 170 triliun,” ungkapnya.
Di bagian lain sambutannya presiden juga menyinggung mengenai kerja keras pemerintahannya bersama jajaran Menteri di kabinetnya. Terbukti menurutnya sejumlah Menteri sakit dan dirawat di rumah sakit. Presiden lalu berkelakar berjanji kepada menteri agar lebih banyak istirahat dan menjaga kesehatan. “Mereka menjawab janji-janji tinggal janji,” ujar presiden.
Presiden juga menyinggung bahwa dirinya akan menertibkan keberadaan BUMN yang tidak memberikan pendapatan dan keuntungan bagi negara. Presiden juga menyampaikan di akhir tahun ini dia akan menutup sekitar 750 BUMN yang rugi.
Selanjutnya presiden juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk menutup tambang illegal. Dia juga meminta kepada Kapolri dan Panglima TNI untuk mengusut keberadaan tambang illegal. “Akhir tahun lalu kita telah menutup seribu tambang timah illegal,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama presiden juga memamerkan keberhasilan sejumlah program unggulannya. Mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membuat siswa bersemangat belajar di sekolah, termasuk pembangunan sekolah rakyat dan sekolah garuda. “ Kita sudah meresmikan 93 sekolah rakyat permanen. Rencananya sekolah rakyat akan dibangun di seluruh kabupaten kota,” tuturnya.
Presiden Prabowo direncanakan menyampaikan dua pidato di parlemen. Setelah menyampaikan pidato kenegaraan, presiden juga akan menyampaikan pidato penyampaian rancangan APBN tahun 2027 beserta nota keuangan.