
SERAYUNEWS — Pemandangan tak biasa terlihat di hamparan sawah Desa Cingebul, Kecamatan Lumbir, Rabu (29/4/2026).
Aparat kepolisian bersama petani dan siswa sekolah dasar turun langsung ke lahan untuk mengendalikan hama tikus yang mengancam hasil panen.
Kegiatan yang digelar di lahan Kelompok Tani Ngudi Mulyo ini menjadi bentuk kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Banyumas.
Kegiatan ini melibatkan Bhabinkamtibmas Aipda Dedy, pemerintah desa, Dinas Pertanian, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), serta siswa yang mengikuti program outing class.
Pengendalian hama dilakukan secara mandiri oleh petani menggunakan metode sempor dan belerang, dengan pendampingan teknis dari Dinas Pertanian.
“Kegiatan ini tidak hanya membantu petani mengatasi hama, tetapi juga menanamkan kecintaan anak-anak terhadap dunia pertanian,” ujar salah satu peserta.
Kapolresta Banyumas, Petrus P. Silalahi, melalui Kapolsek Lumbir Iptu Katum menegaskan bahwa kehadiran kepolisian merupakan bentuk dukungan terhadap sektor pertanian.
“Polri hadir untuk mendorong kolaborasi dan memberikan rasa aman dalam setiap aktivitas masyarakat. Termasuk dalam upaya menjaga ketahanan pangan,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan dalam setiap kegiatan pengendalian hama.
Selain sebagai upaya menjaga produktivitas lahan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar lebih mengenal dunia pertanian.
Suasana kebersamaan tampak kental sepanjang kegiatan. Petani, aparat, dan siswa berbaur tanpa sekat, menunjukkan bahwa menjaga sektor pertanian merupakan tanggung jawab bersama.
Kegiatan ini menjadi contoh konkret bahwa kolaborasi antara masyarakat dan aparat mampu menghadapi ancaman pertanian secara lebih efektif.