
SERAYUNEWS- Polres Wonosobo mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan libur panjang, ibadah Kenaikan Yesus Kristus, jalur wisata Dieng, hingga keberangkatan jamaah haji pada Kamis, 14 Mei 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas masyarakat selama momentum liburan nasional.
Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, memimpin langsung apel arahan pimpinan (AAP) bagi personel pengamanan gereja dan keberangkatan jamaah haji di Mapolres Wonosobo.
Sementara itu, petugas pengamanan jalur wisata Dieng sudah bersiaga sejak pukul 04.00 WIB di titik-titik rawan kepadatan kendaraan.
Sebanyak 106 personel diterjunkan untuk mengamankan pelaksanaan ibadah Kenaikan Yesus Kristus di gereja-gereja yang tersebar di Kabupaten Wonosobo.
Sebelum ibadah dimulai, Unit K9 Polres Wonosobo melakukan sterilisasi gereja untuk memastikan lokasi aman dari potensi gangguan keamanan.
Setelah proses sterilisasi selesai, petugas langsung ditempatkan di area gereja, pintu masuk, hingga lokasi parkir kendaraan jemaat.
Kapolres menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal agar umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
“Pengamanan dilakukan secara maksimal agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” ujar AKBP M. Kasim Akbar Bantilan.
Selain pengamanan rumah ibadah, Polres Wonosobo juga memprioritaskan pengamanan jalur wisata menuju Dieng Plateau yang diprediksi dipadati wisatawan selama libur panjang.
Sebanyak 115 personel diterjunkan untuk mengamankan jalur dan lokasi wisata. Pengamanan melibatkan anggota Satlantas, personel polsek jajaran, hingga staf Polres Wonosobo.
Petugas mulai melakukan pengaturan arus lalu lintas sejak dini hari di sejumlah titik rawan macet dan persimpangan menuju kawasan Dieng. Lonjakan kendaraan terjadi karena banyak wisatawan datang lebih awal untuk menikmati fenomena golden sunrise di kawasan pegunungan Dieng.
Tak hanya mengatur lalu lintas, anggota di lapangan juga membantu wisatawan yang mengalami kendala kendaraan di jalur tanjakan, memberikan imbauan keselamatan berkendara, serta mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas.
Kapolres Wonosobo mengatakan pihaknya telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas apabila terjadi lonjakan volume kendaraan secara signifikan menuju kawasan wisata Dieng.
“Apabila terjadi peningkatan arus wisatawan secara signifikan, kami sudah siapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem one way di kawasan Dieng,” kata AKBP M. Kasim Akbar Bantilan.
Dalam skema tersebut, kendaraan dari arah Kota Wonosobo yang tiba di Titik Nol Dieng akan diarahkan menuju kawasan Telaga Warna. Rekayasa lalu lintas dilakukan secara terpadu bersama petugas dari Polres Banjarnegara untuk mengurai kepadatan kendaraan di kawasan wisata perbatasan.
Petugas juga memasang papan petunjuk jalur alternatif untuk pengendara luar daerah. Kendaraan tujuan Temanggung diarahkan melalui jalur alternatif tanpa melewati pusat Kota Wonosobo.
Sementara kendaraan menuju Batang dan Banjarnegara diarahkan melalui jalur penghubung alternatif guna mengurangi kemacetan di pusat kota.
“Kami berupaya mengurangi kepadatan kendaraan di dalam kota sekaligus memperlancar mobilitas wisatawan selama libur panjang,” ujarnya.
Di sisi lain, Polres Wonosobo juga melaksanakan pengamanan keberangkatan jamaah haji mulai 15 hingga 17 Mei 2026.
Sebanyak 40 personel disiagakan untuk melakukan pengamanan dan pengawalan jamaah haji, mulai dari lokasi pemberangkatan, pengaturan kendaraan pengantar, hingga pengawalan rombongan jamaah agar proses keberangkatan berjalan tertib dan lancar.
Kapolres turut mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas selama libur panjang berlangsung demi menjaga keamanan bersama.