Kamis, 6 Oktober 2022

Puting Beliung Terjang Desa Panulisan Dayeuhluhur, Rumah Warga Rusak dan Pohon Bertumbangan 

Aparat dan warga kerja bakti membersihkan puing pasca terjadinya angin puting beliung di wilayah Dayeuhluhur Cilacap (Dok Pendim Cilacap).

Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin puting beliung melanda wilayah Desa Panulisan, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap pada Minggu (16/01/2022) sore. Akibatnya, dilaporkan sembilan rumah warga dan dua gudang rusak pada bagian atap. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material ditaksir sekitar Rp50 juta.


Dayeuhluhur, serayunews.com

Dari data yang dihimpun, rumah warga di Desa Panulisan Kecamatan Dayeuhluhur Cilacap, yang terdampak angin puting beliung yakni di Dusun Manggasari terletak di RT 03 RW 10.

Babinsa Koramil 17/Dayeuhluhur Pelda Nurohman mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan pendataan bersama pemerintah desa setempat. Di wilayah tersebut sedikitnya ada sembilan rumah warga rusak bervariasi mulai dari rusak ringan hingga berat.

“Akibat angin puting beliung ada beberapa rumah warga yang mengalami kerusakan ringan dan berat serta pohon pohon banyak yang tumbang. Kerugian material dari bencana alam ini terdapat sembilan rumah warga dan dua gudang yang terdampak angin puting beliung,” ujarnya.

Pasca terjadinya peristiwa tersebut, pihaknya bersama pemerintah desa dan warga, bergotong royong melakukan kerja bakti membersihkan puing-puing material yang hancur seperti asbes dan genting yang jatuh.

“Teknisnya kita membersihkan material dan puing-puing genteng dan asbes pada rumah yang terkena angin puting beliung. Selain itu kita lakukan memotong kayu pada pohon pohon yang tumbang dengan menggunakan chain saw,” ujarnya, Senin (17/01/2022).

Selain sembilan rumah, ada dua gudang yang terdampak angin puting beliung yaitu gudang kayu/palet milik Anjus dan gudang penggilingan padi milik Nana Batak yang beralamat di RT 03 RW 10 Dusun Manggasari Desa Panulisan, Kecamatan Dayeuhluhur, mengalami kerusakan bagian atap.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian material berupa kerusakan atap rumah diperkirakan kerugian ditaksir hingga Rp50 juta.

“Terkait bencana alam kami juga mengimbau warga agar selalu waspada terhadap cuaca di musim penghujan,” ujarnya.

Berita Terpopuler

Berita Terkini