
SERAYUNEWS – Menjelang bulan suci Ramadan 2026, kabar penting datang dari PT Pertamina Patra Niaga. Melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, perusahaan energi pelat merah itu mengguyur tambahan pasokan LPG 3 kg sebanyak 1,1 juta tabung untuk wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Tambahan pasokan setara 3.544 metrik ton tersebut mulai disalurkan sejak 17 Februari 2026. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan konsumsi LPG rumah tangga yang lazim terjadi menjelang hingga selama Ramadan.
Dari total tambahan tersebut, sebanyak 144 ribu tabung dialokasikan untuk DIY. Sementara itu, lebih dari 1 juta tabung disebar ke berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah. Jumlah ini bahkan setara lebih dari 75 persen penyaluran normal harian.
Khusus wilayah Banyumas Raya, total tambahan yang digelontorkan mencapai 69.440 tabung. Rinciannya sebagai berikut:
Kabupaten Banyumas: 18.480 tabung
Kabupaten Cilacap: 16.800 tabung
Kabupaten Banjarnegara: 10.080 tabung
Kabupaten Purbalingga: 11.760 tabung
Kabupaten Kebumen: 12.320 tabung
Distribusi tambahan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan di tingkat pangkalan hingga ke tangan konsumen.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menegaskan bahwa tambahan fakultatif ini disiapkan agar masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan LPG 3 kg selama Ramadan.
“Kami memastikan tambahan fakultatif ini dapat menjaga kehandalan stok di lapangan, terutama di tingkat pangkalan,” ujarnya.
Selain memastikan stok aman, Pertamina juga mengingatkan masyarakat untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi. Dengan begitu, harga tetap sesuai ketentuan pemerintah yakni Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp18.000.
Masyarakat juga dapat mengecek lokasi pangkalan terdekat melalui laman subsiditepatlpg.mypertamina.id.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program subsidi pemerintah, Pertamina mengimbau masyarakat mampu untuk menggunakan LPG non subsidi seperti Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg, agar penyaluran subsidi tetap tepat sasaran.
Momentum Ramadan memang identik dengan meningkatnya aktivitas memasak di rumah. Dengan tambahan lebih dari satu juta tabung ini, Pertamina berharap masyarakat di Jawa Tengah dan DIY bisa menjalani ibadah dengan tenang tanpa dibayangi kekhawatiran kelangkaan LPG.