
SERAYUNEWS – Jajaran Polresta Cilacap mengamankan puluhan sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk aksi balap liar di wilayah perkotaan Cilacap.
Dalam operasi yang digelar selama sepekan, sebanyak 52 kendaraan diamankan dari sejumlah titik yang kerap dijadikan arena berkumpul remaja pada malam hingga dini hari.
Mayoritas kendaraan yang diamankan menggunakan knalpot brong dan tidak memenuhi standar kelengkapan berlalu lintas. Selain menyita kendaraan, petugas juga memberikan pembinaan kepada para remaja yang terjaring razia.
Kasi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Secahyo mengatakan razia dilakukan secara rutin dengan melibatkan jajaran polsek di wilayah hukum setempat.
Galih menjelaskan, operasi penertiban balap liar dilakukan dua kali dalam sepekan, tepatnya pada akhir pekan yang dinilai rawan dijadikan ajang balapan liar oleh kelompok remaja.
Pada razia yang digelar Minggu (10/5/2026), petugas mengamankan 24 sepeda motor. Sementara dalam operasi lanjutan pada Sabtu (16/5/2026), jumlah kendaraan yang diamankan bertambah menjadi 32 unit.
“Dalam satu minggu kami melaksanakan dua kali kegiatan, setiap Sabtu dan Minggu,” kata Galih, Senin (18/5/2026).
Petugas menyasar sejumlah titik di kawasan kota yang sering dijadikan lokasi nongkrong sekaligus lintasan balap liar.
Kendaraan yang diamankan sebagian besar tidak sesuai spesifikasi teknis, seperti penggunaan knalpot tidak standar dan minim kelengkapan surat maupun perlengkapan keselamatan.
Dalam pelaksanaan operasi, polisi juga bersinergi dengan personel Pomal Lanal Cilacap untuk menjaga ketertiban dan keselamatan pengguna jalan raya.
Kehadiran aparat gabungan ini dilakukan sebagai upaya menekan aksi balap liar yang dinilai meresahkan masyarakat.
Selain pendataan, para remaja yang terjaring razia juga diberikan pembinaan dan edukasi terkait pentingnya tertib berlalu lintas. Polisi meminta mereka tidak mengulangi perbuatan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Kendaraan yang diamankan diminta agar dilengkapi sesuai standar lalu lintas,” ujarnya.
Polisi juga mengimbau peran aktif orang tua dalam mengawasi aktivitas dan pergaulan anak-anak mereka, terutama pada malam akhir pekan.
Pengawasan dinilai penting agar remaja tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi mengarah pada tindakan kriminal maupun pelanggaran lalu lintas.
Selain razia rutin, petugas disebut terus melakukan patroli di sejumlah titik rawan pelanggaran lalu lintas dan gangguan keamanan jalan raya di wilayah Cilacap.
Masyarakat juga diminta segera melapor melalui layanan darurat 110 apabila menemukan adanya potensi gangguan ketertiban maupun aksi balap liar di jalan raya.