
SERAYUNEWS – Sebuah truk tangki tronton bermuatan semen mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Ajibarang–Bumiayu, tepatnya di Desa Pandansari, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Rabu (7/1/2026) pagi.
Truk Hino tangki tronton bernomor polisi B 9514 BFU dilaporkan mengalami rem blong saat melintas di jalur menanjak. Akibatnya, kendaraan tersebut mundur tak terkendali sebelum akhirnya terguling ke kiri dan menimpa bangunan balai pertemuan RT milik warga setempat.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas, Iptu Metri Zul Utami, menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.15 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, truk melaju dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan pelan.
Namun, saat berada sekitar 100 meter dari Jembatan Tonjong, kondisi jalan yang sedikit menanjak membuat sistem pengereman kendaraan diduga mengalami kebocoran.
“Truk berhenti karena rem mengalami kebocoran. Setelah berhenti, kendaraan mundur dan kemudian terguling ke kiri hingga menimpa bangunan balai pertemuan RT,” kata dia.
Peristiwa tersebut dikategorikan sebagai kecelakaan lalu lintas tunggal.
Pengemudi truk diketahui berinisial ER (26), warga Kabupaten Cirebon. Ia berprofesi sebagai wiraswasta dan memiliki SIM B II Umum. Akibat kejadian itu, ER mengalami luka lecet di bagian hidung.
Meski demikian, korban dalam kondisi sadar dan hanya menjalani perawatan jalan. “Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat dalam kejadian ini,” ujarnya.
Bangunan yang tertimpa truk merupakan balai pertemuan RT milik BS (68), seorang pensiunan guru yang juga menjabat sebagai Ketua RT setempat. Akibat insiden tersebut, bangunan balai pertemuan mengalami kerusakan cukup parah dengan estimasi kerugian materiil sekitar Rp10 juta.
Petugas kepolisian bersama warga segera melakukan pengamanan di lokasi kejadian guna menghindari kemacetan serta mencegah potensi kecelakaan lanjutan. Satlantas Polresta Banyumas pun mengimbau para pengemudi kendaraan berat agar selalu memastikan kondisi teknis kendaraan, khususnya sistem pengereman, sebelum melintas di jalur menanjak maupun rawan kecelakaan.