
SERAYUNEWS — Manchester United akhirnya menunjuk Michael Carrick sebagai manajer interim usai memecat Ruben Amorim dari kursi pelatih. Penunjukan mantan gelandang Setan Merah itu diumumkan pada Rabu (14/1/2026) WIB, setelah manajemen melakukan seleksi terhadap sejumlah kandidat untuk menukangi tim hingga akhir musim 2025/2026.
Carrick langsung menyatakan kesiapannya menjalani tugas berat tersebut. Dalam podcast Inside Carrington Episode 10 di kanal resmi YouTube Manchester United, ia menegaskan akan bergerak cepat mempersiapkan tim menghadapi padatnya jadwal kompetisi Liga Inggris.
“Saya akan fokus dan bekerja cepat. Ini adalah tanggung jawab besar. Sebuah kesenangan luar biasa dan kehormatan untuk kembali berada di sini. Kami akan bekerja dengan baik di tempat ini,” ujar Carrick.
Pria berusia 44 tahun itu mengaku memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan Manchester United. Bagi Carrick, klub berjuluk Setan Merah bukan sekadar tempat bekerja, melainkan sudah menjadi bagian dari hidupnya.
“Ini sudah menjadi bagian dari hidup saya sejak lama. Saya dan keluarga sangat terikat dengan klub ini. Kami dekat dengan setiap pertandingannya, bahkan memiliki tiket musiman. Saya sangat menyukai tempat ini,” tuturnya.
Usai gantung sepatu sebagai pemain Manchester United pada 2018, Carrick langsung menapaki dunia kepelatihan. Ia sempat menjadi bagian dari staf pelatih tim utama dan juga terlibat dalam pengembangan pemain muda di Manchester United.
Pada 2022, Carrick mendapat kesempatan menjadi manajer utama Middlesbrough, klub Divisi Championship Liga Inggris. Namun, kiprahnya di sana berakhir setelah manajemen Middlesbrough memutuskan berpisah dengannya pada Juni 2025.
Sejak saat itu, Carrick berstatus tanpa klub hingga Manchester United memecat Ruben Amorim. Dari sejumlah nama yang diseleksi sebagai pelatih interim, Michael Carrick akhirnya dipercaya kembali ke Old Trafford.
Meski hanya dikontrak hingga akhir musim, peluang Carrick untuk dipermanenkan tetap terbuka. Jika mampu menunjukkan performa meyakinkan dan membawa stabilitas bagi tim, bukan tidak mungkin manajemen Setan Merah akan memberikan kontrak jangka panjang.
Tantangan pertama Carrick sebagai manajer interim Manchester United langsung tergolong berat. Setan Merah akan menjamu Manchester City di Old Trafford pada Sabtu (17/1/2026) dalam laga Derbi Manchester.
Tak berhenti di situ, pada pekan berikutnya United harus bertandang ke markas Arsenal pada Minggu (25/1/2026). Dua laga beruntun melawan tim papan atas tersebut menjadi ujian awal yang menentukan bagi Carrick.
Dengan status sebagai dua tim terkuat Liga Inggris saat ini, Manchester City dan Arsenal akan menjadi tolok ukur sejauh mana Carrick mampu membawa perubahan di tubuh Manchester United.