
SERAYUNEWS – Wakil Ketua DPRD Cilacap, Suyatno, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap segera mengambil langkah konkret untuk melindungi nasib para karyawan yang terdampak kebakaran Rita Pasaraya Cilacap.
Ia menilai, penanganan harus dilakukan secepatnya agar para pekerja bisa kembali memperoleh penghasilan, terlebih menjelang Lebaran.
Suyatno mengaku sangat prihatin atas musibah kebakaran yang menghanguskan pusat perbelanjaan tersebut. Menurutnya, peristiwa ini menjadi pukulan berat, tidak hanya bagi pemilik usaha, tetapi juga bagi para karyawan yang menggantungkan hidup dari aktivitas ekonomi di Rita Pasaraya.
“Ini intinya kita merasa prihatin sekali. Ini sebuah musibah yang semua orang bisa mengalami. Pengusaha jelas mengalami kerugian, apalagi karyawan,” kata Suyatno saat ditemui, Selasa (3/2/2026).
Ia menegaskan, DPRD Cilacap akan segera berkoordinasi dan berdiskusi dengan jajaran eksekutif Pemkab Cilacap untuk merumuskan solusi terbaik bagi para pekerja terdampak kebakaran.
“Insyaallah kami sebagai wakil rakyat akan berdiskusi dengan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Dalam hal ini eksekutif tentunya untuk memberikan solusi. Karena saya juga merasa prihatin sekali, ini mau Lebaran, kebutuhan karyawan itu kan banyak,” ujarnya.
Menurut Suyatno, sebagian besar karyawan Rita Pasaraya merupakan tulang punggung keluarga. Jika kehilangan pekerjaan secara mendadak, maka dampaknya langsung menyentuh kesejahteraan rumah tangga.
“Mereka menanggung keluarga. Saya nanti akan support kepada Bupati untuk segera mencari solusi. Mudah-mudahan kita bisa bersama-sama memikirkan solusi terbaik untuk warga masyarakat kita, terutama nasib karyawan yang harus tetap diperhatikan,” jelasnya.
Suyatno menilai, persoalan kerusakan gedung dan kerugian materi memiliki mekanisme tersendiri, termasuk kemungkinan melalui asuransi.
“Kalau gedung mungkin ada ranah tersendiri, pengusaha dengan asuransi atau bagaimana, kita tidak tahu. Tapi yang jelas, karyawan jangan sampai terabaikan,” tegasnya.
Sebelumnya, kebakaran besar melanda Rita Pasaraya Cilacap, pusat perbelanjaan terbesar di pusat kota, pada Senin malam (2/2/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Api menghanguskan hampir seluruh area lantai tiga gedung.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut diperkirakan menyebabkan kerugian hingga miliaran rupiah dan berdampak pada ratusan pekerja yang kini terancam kehilangan mata pencaharian.