
BANJARNEGARA, SERAYUNEWS – Rangkaian Road to Festival Kopi Dieng 2026 terus berlanjut menjelang Dieng Culture Festival (DCF) 2026.
Memasuki titik ketujuh, kegiatan akan berlangsung di Par & Pour Golf Course and Coffee House, Wanadadi, pada Sabtu, 11 Juli 2026. Panitia mengusung tema Beans to Cup.
Festival Kopi Dieng sendiri menjadi bagian dari Dieng Culture Festival 2026 yang akan berlangsung pada 28–30 Agustus 2026.
Lokasi acara berada di kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng, tepatnya di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.
Sebagai rangkaian menuju festival utama, Road to Festival Kopi Dieng rutin berjalan di berbagai lokasi di Banjarnegara.
Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai media promosi. Namun, ini juga menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan seluruh elemen dalam ekosistem kopi, mulai dari petani, prosesor, roaster, barista, hingga penikmat kopi.
Menariknya, setiap chapter Road to Festival Kopi Dieng selalu menghadirkan konsep yang berbeda.
Hal tersebut bertujuan agar semakin banyak kalangan dapat terlibat sekaligus menunjukkan bahwa kopi juga dapat berpadu dengan berbagai bentuk kreativitas, edukasi, hingga pertunjukan seni.
Pada penyelenggaraan kali ini, tema Beans to Cup akan mengajak peserta memahami perjalanan kopi secara utuh, mulai dari proses di kebun hingga akhirnya tersaji di dalam cangkir.
Konsep tersebut akan mampu memperlihatkan bahwa kualitas secangkir kopi lahir dari kerja sama banyak pihak dalam satu rantai produksi yang saling terhubung.
Selama kegiatan berlangsung, pengunjung akan mengikuti sejumlah aktivitas edukatif sekaligus interaktif.
Salah satunya adalah Demo Roasting, yang memperlihatkan bagaimana biji kopi diproses melalui teknik sangrai untuk menghasilkan karakter rasa yang optimal.
Selain itu, tersedia pula Cupping Session, yaitu sesi mencicipi kopi secara profesional guna mengenali aroma, cita rasa, tingkat keasaman, hingga karakter setiap sampel kopi.
Melalui kegiatan ini, peserta dapat memahami perbedaan profil rasa dari berbagai proses pengolahan kopi.
Pengalaman tersebut akan semakin lengkap dengan Brew Experience. Peserta dapat melihat sekaligus mencoba berbagai teknik penyeduhan kopi yang mampu menghasilkan karakter rasa berbeda meski berasal dari biji kopi sama.
Tidak hanya menghadirkan edukasi, Road to Festival Kopi Dieng di Wanadadi juga akan dimeriahkan dengan Music Performance.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah dibukanya Open Beans for Cupping.
Kesempatan tersebut terbuka bagi seluruh petani, kelompok tani, maupun prosesor kopi Arabika asal Banjarnegara yang ingin memperkenalkan hasil panen kepada komunitas kopi.
Peserta akan membawa sampel roasted bean, baik yang dari proses pengolahan klasik maupun experimental.
Dengan demikian, setiap peserta dapat memperoleh masukan mengenai karakter dan kualitas kopi yang mereka hasilkan melalui sesi cupping bersama.
Melalui forum ini, para pelaku usaha kopi tidak hanya saling bertukar pengalaman, tetapi juga memperluas jejaring serta meningkatkan kualitas produk.
Panitia juga mengajak seluruh pelaku kopi membawa hasil terbaik dari kebun masing-masing.
Menurut mereka, kopi Banjarnegara juga tentang sebuah ekosistem yang tumbuh melalui kerja sama petani, pengolah, roaster, hingga penyeduh.
Dengan terus bergulirnya Road to Festival Kopi Dieng di berbagai wilayah, penyelenggara berharap semakin banyak masyarakat mengenal potensi kopi Banjarnegara.
Selain itu, acara ini juga ajakan untuk menyambut Festival Kopi Dieng sebagai bagian dari rangkaian Dieng Culture Festival 2026.***