SERAYUNEWS – Rombongan peserta program mudik gratis Pemkab Banyumas berangkat dari Jakarta pada, Rabu (26/03/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.
Mereka kemungkinan akan tiba di Purwokerto pada pukul 18.00 WIB dengan tujuan akhir Terminal Bulupitu.
Kepala Dinas Perhubungan Banyumas, Agus Sriyono, menyampaikan bahwa rombongan mudik ini terdiri dari 12 bus. Bus-bus ini mengangkut sekitar 600 pemudik dengan tujuan Banyumas.
“Berangkat tadi mulai pukul 11.00 siang, kemungkinan pukul 18.00 WIB sudah sampai Purwokerto, tujuan terakhir di Terminal Bulupitu,” ujar Agus Sriyono, Rabu siang.
Tidak semua pemudik akan turun di Purwokerto. Beberapa di antaranya telah meminta untuk turun di wilayah lain seperti Ajibarang, Cilongok, dan Karanglewas.
Pemkab Banyumas menyediakan 12 unit bus untuk program mudik gratis ini. Jumlahnya lebih banyak dari pada tahun sebelumnya.
Selain transportasi, para pemudik juga mendapatkan fasilitas makan dan snack selama perjalanan.
Jumlah bus yang tersedia merupakan hasil dukungan dari berbagai pihak, termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), perusahaan swasta, dan lembaga sosial.
Dari total 12 bus, empat unit pembiayaannya melalui APBD oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas. Sementara delapan unit lainnya merupakan kontribusi dari:
Selain transportasi, dukungan logistik juga dari berbagai instansi dan perusahaan, seperti Bank Jateng, BPR BKK, dan sejumlah rumah sakit di Banyumas. Mereka menyumbangkan 600 nasi box, serta 600 paket snack bagi para pemudik.
Agus Sriyono menjelaskan, program mudik gratis ini memberikan solusi bagi yang kesulitan mendapatkan transportasi terjangkau dan aman untuk mudik.
Selain membantu meringankan beban pemudik, program ini juga berkontribusi dalam mengurangi kepadatan lalu lintas. Sehingga menekan angka kecelakaan akibat penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh.
Lebih dari itu, program ini berdampak positif bagi perekonomian daerah. Karena memungkinkan pemudik membawa pulang penghasilan selama bekerja di perantauan.
Program ini menyasar warga Kabupaten Banyumas yang bekerja di sektor informal, seperti:
Pemkab Banyumas juga memberikan prioritas bagi penyandang disabilitas, agar mereka dapat merayakan Lebaran bersama keluarga.
“Kami juga memberikan prioritas bagi warga kurang mampu lainnya, agar mereka dapat merayakan Lebaran bersama keluarga,” kata Agus Sriyono.