
SERAYUNEWS – PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyiapkan potongan tarif tol sebesar 30 persen bagi pengguna jalan selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Kebijakan ini berjalan pada sembilan ruas jalan tol utama yang berada di jaringan Trans Jawa, Trans Sumatera, serta kawasan Bandung–Cisumdawu.
Langkah tersebut meringankan biaya perjalanan masyarakat yang melakukan mudik sekaligus membantu mengurangi potensi kepadatan kendaraan di jalan tol selama masa libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa potongan tarif hanya dapat diperoleh oleh pengguna jalan yang melakukan perjalanan secara menerus pada ruas tol yang telah ditentukan.
Artinya, kendaraan harus masuk dan keluar melalui gerbang tol yang berada dalam satu jaringan perjalanan tanpa keluar dari ruas tol di tengah perjalanan.
Selain itu, pengguna jalan juga diwajibkan memakai kartu uang elektronik yang sama saat melakukan transaksi masuk (tap in) dan keluar (tap out) di gerbang tol.
Jika saldo tidak mencukupi atau sistem tidak dapat membaca asal perjalanan kendaraan, potongan tarif tidak dapat diberikan.
Berdasarkan informasi resmi dari Jasa Marga, program potongan tarif tol ini hanya berlaku pada waktu tertentu saat periode mudik dan arus balik Lebaran.
A. Periode Arus Mudik
Berikut adalah rute perjalanan yang mendapatkan potongan tarif.
2. Wilayah Trans Sumatera
Rute perjalanan ini mendapat diskon.
B. Periode Arus Balik
Potongan tarif juga berlaku pada masa arus balik Lebaran.
Rute perjalanan berikut memperoleh diskon.
2. Wilayah Trans Sumatera
Rute perjalanan ini mendapat potongan tarif.
Program potongan tarif ini mencakup sejumlah ruas jalan tol penting yang menjadi jalur utama perjalanan mudik.
Beberapa ruas tol ini mendapatkan diskon tarif.
Ruas-ruas tersebut merupakan jalur strategis yang menghubungkan wilayah Jakarta dengan berbagai kota di Jawa Tengah hingga Jawa Timur, sehingga sering menjadi jalur utama para pemudik.
2. Jaringan Tol Trans Sumatera
3. Wilayah Bandung – Cisumdawu
Kedua ruas ini terhubung dengan Tol Cisumdawu, yang menjadi akses menuju Bandara Internasional Kertajati.
Sebagai ilustrasi, kendaraan Golongan I yang melakukan perjalanan menerus dari Cikampek Utama menuju Kalikangkung akan membayar tarif Rp312.550, turun dari tarif normal Rp446.500, sehingga pengguna jalan dapat menghemat sekitar Rp133.950.
Sementara pada periode arus balik, perjalanan dari Kalikangkung menuju Cikampek Utama mengalami penurunan tarif dari Rp467.500 menjadi Rp327.250, dengan penghematan mencapai Rp140.250.
Untuk jalur Bandung–Cisumdawu, tarif perjalanan dari Kalihurip Utama menuju Cisumdawu Utama turun dari Rp134.000 menjadi Rp93.800.
Sedangkan di jaringan Trans Sumatera, tarif perjalanan Pangkalan Brandan menuju Kisaran berkurang dari Rp263.500 menjadi Rp224.200.
Program potongan tarif tol ini merupakan salah satu upaya Jasa Marga dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Dengan adanya insentif tersebut, masyarakat sebaiknya mengatur jadwal perjalanan lebih fleksibel sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan pada waktu tertentu.
Di sisi lain, Kementerian Perhubungan memperkirakan puncak arus mudik Lebaran tahun ini akan terjadi pada 16 Maret dan 18 Maret 2026.
Selain memberikan potongan tarif, operator jalan tol juga memastikan kesiapan berbagai fasilitas pendukung seperti peningkatan layanan di rest area, pengaturan lalu lintas, serta kesiapan infrastruktur guna memastikan perjalanan pemudik berlangsung aman dan nyaman.
Jasa Marga juga mengingatkan kepada pengguna jalan untuk memastikan saldo kartu e-toll mencukupi sebelum memasuki gerbang tol, karena diskon tarif tidak akan berlaku apabila saldo kartu elektronik tidak cukup saat transaksi dilakukan.***