
BANJARNEGARA, SERAYUNEWS– Niat tulus membantu sesama justru menghadirkan rezeki yang tak pernah diduga bagi Susanto, warga Argasoka RT 02 RW 11, Banjarnegara.
Pendonor darah rutin tersebut berhasil membawa pulang hadiah utama berupa sepeda listrik dalam program Kado Cinta Hari Donor Darah Sedunia atau World Blood Donor Day (WBDD) 2026 yang digelar Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Banjarnegara.
Bagi Susanto, donor darah bukanlah cara untuk mengejar hadiah. Ia mengaku sudah lama rutin mendonorkan darah karena percaya setiap kantong darah yang disumbangkan dapat menjadi harapan hidup bagi orang lain yang membutuhkan.
Karena itu, ketika namanya diumumkan sebagai pemenang hadiah utama dalam pengundian yang digelar secara terbuka dan disiarkan langsung melalui media sosial PMI Banjarnegara, Senin (6/7/2026), ia mengaku benar-benar terkejut.
“Saya sama sekali tidak punya firasat apa pun. Selama ini saya donor darah dengan ikhlas dan memang sudah rutin datang ke UDD PMI Banjarnegara. Tidak pernah terpikir akan mendapatkan hadiah utama,” katanya.
Kebahagiaan Susanto semakin bermakna karena sepeda listrik yang diterimanya akan dipersembahkan untuk sang istri.
“Sepeda listrik ini saya hadiahkan untuk istri tercinta. Semoga bisa bermanfaat bagi keluarga kami. Terima kasih kepada PMI Banjarnegara,” katanya.
Meski meraih hadiah utama, Susanto berharap semakin banyak masyarakat, terutama generasi muda, yang menjadikan donor darah sebagai kebiasaan positif.
Menurutnya, selain membantu menyelamatkan nyawa orang lain, donor darah juga memberikan manfaat bagi kesehatan pendonor.
“Tubuh terasa lebih segar, kesehatan juga lebih terpantau karena setiap donor selalu diperiksa terlebih dahulu. Yang terpenting, kita bisa membantu orang lain yang sedang membutuhkan darah,” ujarnya.
Program Kado Cinta merupakan bentuk apresiasi UDD PMI Kabupaten Banjarnegara kepada masyarakat yang mendonorkan darah selama periode 1 hingga 30 Juni 2026, baik di Gedung UDD PMI maupun melalui layanan Mobile Unit di berbagai wilayah.
Kepala UDD PMI Kabupaten Banjarnegara, dr. Syarah Mutia Dewi, menjelaskan sebanyak 1.309 pendonor yang melakukan donor darah selama Juni berhak mengikuti pengundian. Seluruh peserta tercatat melalui aplikasi SIMDONDAR sehingga proses pengundian berlangsung secara transparan, adil, dan akuntabel.
“Program ini adalah bentuk penghargaan sekaligus ucapan terima kasih kepada para pendonor yang telah berkontribusi menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat Banjarnegara,” katanya.
Tahun ini, PMI Banjarnegara menyiapkan 98 hadiah yang seluruhnya berasal dari dukungan sponsor dan para donatur. Selain sepeda listrik sebagai hadiah utama, tersedia pula sepeda gunung, telepon seluler, televisi LED, kompor gas, oven listrik, dispenser, kipas angin, dan berbagai hadiah menarik lainnya.
dr. Syarah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor dan donatur yang telah mendukung penyelenggaraan rangkaian kegiatan Hari Donor Darah Sedunia 2026.
“Terima kasih kepada seluruh sponsor dan para donatur yang telah menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan ini. Semoga kolaborasi yang sudah terjalin dapat terus berlanjut untuk mendukung berbagai kegiatan sosial PMI di Kabupaten Banjarnegara,” katanya.
Pelaksana Harian Ketua PMI Kabupaten Banjarnegara, Noor Tamami, yang memimpin jalannya pengundian, menegaskan bahwa hadiah bukanlah tujuan utama dari kegiatan donor darah.
Menurutnya, penghargaan tersebut hanyalah bentuk apresiasi kepada para pendonor yang telah rela berbagi. Nilai terbesar dari donor darah adalah kesempatan hidup yang diberikan kepada pasien yang membutuhkan serta manfaat kesehatan yang dirasakan pendonor.
“Hadiah ini hanyalah bonus. Bonus yang sesungguhnya adalah tubuh yang lebih sehat dan pahala yang terus mengalir karena telah ikut menyelamatkan nyawa sesama,” ujarnya.
Ia berharap donor darah semakin menjadi budaya masyarakat Banjarnegara. Dengan semakin banyak warga yang rutin mendonorkan darah, kebutuhan darah di rumah sakit dapat terpenuhi sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“PMI tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan masyarakat, para relawan, sponsor, dan seluruh mitra menjadi kekuatan utama untuk terus menghadirkan aksi-aksi kemanusiaan bagi Banjarnegara,” katanya.