SERAYUNEWS – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) IV Cilacap menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan 4.000 kilogram beras kepada para nelayan di Cilacap.
Bantuan ini tersalurkan melalui Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cilacap dan Koperasi Unit Desa (KUD) Mino Saroyo, masing-masing menerima 2.000 kilogram.
Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Officer Commrel & Compliance Kilang Cilacap, Sunaryo Adi Putra, di kantor DPC HNSI dan KUD Mino Saroyo pada Jumat (21/3/2025).
Cecep Supriyatna, Area Manager Communication, Relations, & CSR Kilang Cilacap, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi nelayan. Sekaligus mempererat sinergi antara perusahaan dan kelompok nelayan.
“Bisnis kami, salah satunya memanfaatkan perairan Cilacap, sama seperti teman-teman nelayan. Ini adalah bentuk kolaborasi yang saling menguntungkan,” kata Cecep.
Pengurus DPC HNSI Cilacap, Parjo HP, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang rutin dari Kilang Cilacap setiap menjelang Idulfitri.
“Bantuan ini sangat berarti untuk mempersiapkan kebutuhan keluarga menyambut Lebaran,” ungkapnya.
Hal serupa juga disampaikan perwakilan KUD Mino Saroyo, Yogi yang berharap agar kolaborasi ini terus berlangsung. Sehingga memberikan manfaat lebih besar bagi komunitas nelayan di Cilacap.
Program bantuan ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kilang Cilacap yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, khususnya nelayan.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam momen penting seperti Idulfitri,” ujar Cecep.
Kegiatan ini juga mendukung prinsip Environmental, Social, & Governance (ESG) serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), seperti penghapusan kemiskinan, pengentasan kelaparan, dan kemitraan untuk mencapai tujuan.
Sebagai bagian dari Subholding Refining & Petrochemical Pertamina, Kilang Cilacap menjalankan operasional berkelanjutan berbasis Health, Safety, Security, & Environment (HSSE).
Unit ini aktif dalam pemberdayaan masyarakat dan mendukung kelompok nelayan berbasis nilai-nilai lokal.