
SERAYUNEWS– Samsung semakin dekat merilis Galaxy A57 5G setelah ponsel kelas menengah terbarunya itu terpantau muncul dalam sejumlah sertifikasi resmi dan bocoran spesifikasi kunci.
Diproyeksikan sebagai penerus Galaxy A56, perangkat ini disebut membawa desain bodi super tipis, performa lebih ngebut berkat chipset generasi baru, serta peningkatan fitur yang membuatnya digadang-gadang siap mendominasi pasar mid-range dalam waktu dekat.
Kemunculan Galaxy A57 di basis data sertifikasi TENAA menjadi sinyal kuat bahwa proses pengembangan perangkat ini sudah memasuki tahap akhir.
Biasanya, perangkat yang muncul di sertifikasi resmi tinggal menunggu waktu untuk diperkenalkan ke publik. Tidak heran jika antusiasme pasar mulai meningkat, terutama di kalangan pengguna setia seri Galaxy A.
Dengan mengusung desain super tipis, chipset generasi baru Exynos 1680, serta layar AMOLED 120Hz berbasis OLED fleksibel, Samsung Galaxy A57 5G diproyeksikan mampu menjembatani kebutuhan pengguna yang menginginkan rasa flagship dengan harga yang masih rasional di kelas menengah.
Melansir berbagai sumber, berikut kami sajikan ulasan selengkapnya:
Salah satu daya tarik utama Samsung Galaxy A57 5G terletak pada desain bodinya yang sangat ramping. Dengan ketebalan sekitar 6,9 mm dan bobot 182 gram, perangkat ini menjadi salah satu ponsel Samsung paling tipis yang pernah dirilis di segmen menengah.
Desain ini membuat Galaxy A57 terlihat lebih premium dan nyaman digenggam untuk penggunaan harian. Kombinasi rangka metal dan panel belakang kaca memperkuat kesan elegan yang diusung Samsung.
Pilihan material ini tidak hanya meningkatkan estetika, tetapi juga memberikan rasa kokoh saat digunakan. Samsung tampaknya ingin menegaskan bahwa lini Galaxy A tidak lagi sekadar fungsional, tetapi juga mengedepankan desain berkelas.
Samsung Galaxy A57 5G dibekali layar Super AMOLED berukuran 6,6 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120Hz. Penggunaan panel OLED fleksibel memungkinkan bezel yang lebih tipis, sehingga rasio layar ke bodi menjadi lebih optimal dibandingkan generasi sebelumnya.
Layar ini mendukung HDR dan tingkat kecerahan tinggi, membuat pengalaman menonton video, bermain gim, hingga scrolling media sosial terasa lebih imersif.
Transisi visual yang mulus berkat refresh rate 120Hz menjadi nilai tambah signifikan bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan mata.
Di sektor dapur pacu, Samsung Galaxy A57 5G mengandalkan chipset Exynos 1680 berbasis fabrikasi 4nm. Prosesor octa-core ini memiliki kecepatan hingga 2,9 GHz dan dipadukan dengan GPU AMD Xclipse 550 berbasis RDNA 3.5, yang menjanjikan peningkatan performa grafis signifikan.
Kombinasi ini membuat Galaxy A57 lebih siap menghadapi kebutuhan multitasking berat dan gaming modern. Efisiensi daya yang lebih baik juga menjadi keunggulan utama, sehingga performa tinggi tidak harus mengorbankan konsumsi baterai secara berlebihan.
Samsung menyediakan opsi RAM 8 GB dan 12 GB pada Galaxy A57 5G, dipadukan dengan penyimpanan internal hingga 256 GB berbasis UFS 3.1. Konfigurasi ini memastikan proses baca-tulis data berlangsung cepat dan responsif.
Bagi pengguna yang membutuhkan ruang ekstra, Samsung tetap menyematkan slot kartu memori hybrid yang mendukung ekspansi hingga 1 TB. Fleksibilitas ini menjadi nilai jual penting, terutama bagi pengguna yang gemar menyimpan foto, video, dan file berukuran besar.
Sektor kamera Samsung Galaxy A57 5G mengusung konfigurasi tiga kamera belakang dengan sensor utama 50 MP yang sudah dilengkapi Optical Image Stabilization.
Kamera ini dirancang untuk menghasilkan foto yang tajam dan stabil, baik di kondisi cahaya terang maupun minim cahaya. Kamera ultrawide 12 MP dan kamera makro 5 MP melengkapi kebutuhan fotografi pengguna.
Sementara itu, kamera depan 12 MP mendukung perekaman video hingga 4K, menjadikan Galaxy A57 pilihan menarik bagi kreator konten dan pengguna aktif media sosial.
Samsung Galaxy A57 5G tetap mempertahankan baterai berkapasitas 5.000 mAh, yang dikenal mampu menopang aktivitas seharian penuh. Kapasitas ini dinilai ideal untuk penggunaan intensif, mulai dari streaming, gaming, hingga produktivitas.
Dukungan fast charging 45 watt memungkinkan pengisian daya berlangsung lebih singkat. Pengguna tidak perlu menunggu lama untuk kembali beraktivitas, menjadikan perangkat ini praktis untuk gaya hidup dinamis.
Galaxy A57 5G sudah mendukung jaringan 5G SA dan NSA, memastikan kecepatan internet yang lebih stabil dan cepat. Selain itu, Samsung menyematkan Bluetooth 6.1, Wi-Fi dual band, NFC, serta USB Type-C versi terbaru untuk menunjang kebutuhan konektivitas modern.
Fitur keamanan seperti sensor sidik jari di layar dan face recognition tetap hadir. Sertifikasi IP67 juga menjadi nilai tambah karena memberikan perlindungan terhadap debu dan air, sesuatu yang jarang ditemukan di kelas menengah.
Samsung Galaxy A57 5G akan menjalankan Android 16 dengan antarmuka One UI 8 atau One UI 8.5. Samsung dikenal konsisten dalam memberikan pembaruan perangkat lunak jangka panjang, sehingga pengguna dapat merasa lebih aman dari sisi keamanan dan fitur.
Komitmen update hingga tujuh tahun menjadi salah satu keunggulan strategis Samsung. Hal ini membuat Galaxy A57 tidak hanya menarik saat rilis, tetapi juga relevan untuk penggunaan jangka panjang.
Dibandingkan Galaxy A56, Samsung Galaxy A57 menawarkan peningkatan nyata pada sisi desain, performa, dan teknologi layar. Bodinya lebih tipis dan ringan, sementara chipset Exynos 1680 menghadirkan lonjakan kinerja yang terasa, terutama di sektor grafis.
Meski konfigurasi kamera utama terlihat mirip, optimalisasi sensor dan pemrosesan gambar di Galaxy A57 diyakini memberikan hasil yang lebih konsisten. Kombinasi ini menjadikan Galaxy A57 sebagai evolusi logis dan signifikan dari pendahulunya.
Samsung belum mengumumkan harga resmi Galaxy A57 5G. Namun, berdasarkan bocoran dan posisi spesifikasinya, perangkat ini diperkirakan akan dibanderol di kisaran Rp5,5 juta hingga Rp7 juta di pasar Indonesia, tergantung varian RAM dan penyimpanan.
Rentang harga tersebut menempatkan Galaxy A57 di segmen menengah premium. Samsung tampaknya menargetkan pengguna yang menginginkan fitur kelas atas tanpa harus membayar harga flagship.
Berdasarkan pola peluncuran sebelumnya dan bocoran dari berbagai sumber, Samsung Galaxy A57 5G diperkirakan akan meluncur secara global pada awal Februari hingga Maret 2026. Indonesia hampir dipastikan menjadi salah satu pasar utama.
Perangkat ini nantinya akan tersedia melalui toko resmi Samsung, Samsung Experience Store, serta berbagai platform e-commerce besar. Informasi pre-order dan promo peluncuran diprediksi akan diumumkan menjelang hari rilis.
Samsung Galaxy A57 5G hadir sebagai representasi baru strategi Samsung di kelas menengah. Desain super tipis, performa kencang, layar berkualitas tinggi, dan fitur lengkap membuatnya tampil menonjol di tengah persaingan yang semakin ketat.
Jika harga dan ketersediaannya sesuai ekspektasi, Galaxy A57 berpotensi menjadi salah satu smartphone mid-range paling diminati pada 2026. Perangkat ini bukan hanya penerus, tetapi juga lompatan besar bagi lini Galaxy A.