
SERAYUNEWS – Komitmen Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam memperluas jangkauan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal terus diperkuat.
Langkah nyata ini terlihat dalam agenda Penyerahan Santunan Manfaat dan Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) “Jimpitan Pekerja Rentan” yang diinisiasi oleh Perumda Air Minum Tirta Satria.
Secara simbolis penyerahan jaminan keselamatan kepada 2000 pekerja rentan di wilayah Kabupaten Banyumas ini dilaksanakan, Jumat (12/6/2026), di Pendopo Si Panji Purwokerto.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, hadir secara langsung untuk menyerahkan kartu kepesertaan secara simbolis. Ia menyambut positif dan mengapresiasi kontribusi aktif Perumda Air Minum Tirta Satria yang bersedia menanggung pembiayaan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja rentan, seperti penderes, juru parkir, dan pekerja perempuan.
“Komitmen ini bukan hanya sekedar memenuhi tanggung jawab perusahaan, tetapi juga menjadi wujud nyata gotong royong dan keberpihakan kepada masyarakat yang selama ini bekerja di sektor informal dan rentan terhadap berbagai risiko pekerjaan,” katanya.
Bupati Sadewo berharap inisiatif mulia ini mampu menggerakkan badan usaha lain di Banyumas untuk mengambil peran serupa. Menurutnya, risiko seperti kecelakaan kerja, penyakit, hingga kehilangan tulang punggung keluarga bisa terjadi kapan saja tanpa diduga. Kehadiran Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dinilai krusial untuk memberikan rasa aman bagi pekerja saat beraktivitas.
“Atas dasar itulah, awal bulan Mei lalu, Pemerintah Kabupaten Banyumas meluncurkan program SALIN ASLIMAS yang mengajak para ASN untuk bergotong royong membantu membiayai kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata dia.
Lebih lanjut, Sadewo menambahkan bahwa program SALIN ASLIMAS menjadi bukti otentik bahwa nilai gotong royong dan kepedulian sosial tetap menjadi pilar utama dalam membangun kesejahteraan warga.
Rincian Penerima Manfaat CSR Direktur Utama Perumdam Tirta Satria, Yohanes Novaga, menguraikan lebih detail alokasi bantuan perlindungan tersebut. Kuota CSR disalurkan kepada 1.324 pekerja penderes, 626 juru parkir, 50 perempuan pekerja kepala keluarga (PEKA) dan santunan kematian untuk 4 orang ahli waris peserta tertanggung.
“Perumdam Tirta Satria tidak hanya berkomitmen memberikan pelayanan air bersih yang berkualitas kepada masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan manfaat sosial yang nyata bagi lingkungan sekitar,” katanya.
Yohanes berharap kemitraan strategis dengan Pemkab Banyumas serta BPJS Ketenagakerjaan ini dapat terus dipertahankan demi kemajuan masyarakat setempat.
“Melalui program CSR ini, kami ingin berbagi kepedulian kepada para pekerja sektor informal yang memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian dan kehidupan masyarakat Banyumas,” katanya
Apresiasi dari BPJS Ketenagakerjaan Senada dengan hal itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwokerto, Vinca Meita Sari, turut melayangkan pujian kepada Perumda Air Minum Tirta Satria Banyumas yang dinilai sukses mengonversi dana CSR menjadi perlindungan riil bagi pekerja lokal.
Vinca mencatat bahwa Pemkab Banyumas sangat progresif dalam melahirkan program jaminan sosial. Beberapa di antaranya meliputi gerakan “CSR Jimpitan” yang menghimpun dana perusahaan, program SALIN ASLIMAS yang berbasis kepedulian ASN, hingga pemanfaatan alokasi dana DBHCHT.
“Penyerahan simbolis klaim hari ini adalah peserta yang dibayarkan CSR-nya oleh Perumda Tirta Satria di tahun lalu. Pada hari ini diberikan kepada 4 orang yang mengalami musibah meninggal dunia dengan santunan masing-masing Rp42.000.000 dan satu orang meninggal dunia karena kecelakaan kerja dengan santunan Rp70.000.000,” jelasnya
Vinca menegaskan kembali di hadapan seluruh peserta yang hadir mengenai keseriusan pemerintah daerah dalam mengayomi masyarakatnya.
“Kepada para juru parkir, pekerja perempuan dan penderes yang hari ini merima perlindungan, kami ingin menyampaikan bahwa pada hari ini Pemerintah Kabupaten Banyumas telah hadir untuk bisa memberikan perlindungan nyata kepada pekerja yang ada,” kata dia.