
CILACAP, SERAYUNEWS – Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk mengisi posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cilacap belum dimulai. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat sebelum membuka tahapan seleksi.
Saat ini, jabatan Sekda Kabupaten Cilacap masih diisi oleh Penjabat (Pj) Sekda Annisa Fabriana. Sebelumnya, Annisa yang menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dilantik oleh Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya pada 30 April 2026 untuk mengisi kekosongan jabatan Sekda.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cilacap, Bayu Prahara, mengatakan hingga kini proses seleksi masih menunggu izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Belum (seleksi). Kita masih berproses izin di Kemendagri dan BKN,” kata Bayu Prahara, Senin (13/7/2026).
Bayu menjelaskan, pelaksanaan seleksi Sekda merupakan bagian dari mekanisme seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama yang harus memperoleh persetujuan pemerintah pusat. Karena itu, Pemkab Cilacap belum dapat membuka pendaftaran sebelum izin resmi diterbitkan.
Sambil menunggu proses administrasi selesai, roda pemerintahan tetap berjalan di bawah koordinasi Pj Sekda.
Menurut Bayu, masa jabatan Penjabat Sekda berlaku selama tiga bulan dan dapat diperpanjang selama tiga bulan berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pj lama menjabat tiga bulan, bisa diperpanjang tiga bulan lagi,” ujarnya.
Ia juga memastikan apabila masa jabatan Pj Sekda berakhir sementara proses seleksi belum selesai, pejabat yang sama masih memungkinkan untuk kembali melanjutkan tugasnya.
“Masih bisa lanjut,” tegas Bayu.
Dengan skema tersebut, pelayanan publik dan koordinasi birokrasi di lingkungan Pemkab Cilacap dipastikan tetap berjalan hingga Sekda definitif terpilih.
Meski tahapan seleksi belum dibuka, sejumlah nama pejabat mulai diperbincangkan sebagai kandidat yang berpotensi mengikuti seleksi terbuka Sekda Kabupaten Cilacap.
Beberapa nama yang santer disebut di antaranya Pj Sekda Annisa Fabriana, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Bambang Tujiatno, serta Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpusda) Achmad Fauzi.
Namun, BKPSDM menegaskan nama-nama yang beredar tersebut masih sebatas spekulasi dan belum menjadi daftar resmi peserta seleksi.
Penentuan calon peserta baru akan dilakukan setelah Kemendagri dan BKN menerbitkan izin pelaksanaan seleksi terbuka.
Pemkab Cilacap memastikan proses pengisian jabatan Sekda definitif akan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan setelah seluruh persyaratan administrasi dari pemerintah pusat terpenuhi.
Setelah izin dari Kemendagri dan BKN diterbitkan, tahapan seleksi terbuka akan segera dimulai untuk memilih pejabat yang akan menduduki jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap secara definitif.