Rabu, 1 Desember 2021

Sembilan Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Cilacap Nihil Pasien

RSU Fatimah salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 yang saat ini nihil pasien. (Irfan)

Sembilan dari tiga belas rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Cilacap saat ini tercatat tak sedang merawat pasien yang terpapar virus corona. Jumlah itu bertambah dari sebelumnya yang hanya berjumlah dua rumah sakit yang merawat pasien Covid-19 secara intensif.


Cilacap, serayunews.com

Kepala Dinas Kesehatan Cilacap Pramesti Griyani Dewi mengatakan, per hari ini terdapat empat rumah sakit yang sedang merawat pasien Covid-19 yakni RSUD Cilacap sebanyak 4 orang, Rumah Sakit Duta Mulya Majenang 1 orang, Rumah Sakit Umum Pertamina 2 orang, dan Rumah Sakit Santa Maria 1 orang. Sehingga total pasein Covid-19 yang saat ini sedang dirawat secara instensif di rumah sakit sebanyak 8 orang.

“Total kasus positif hari ini 55 orang, hanya 8 yang dirawat di rumah sakit. Sedangkan sisanya menjalani isolasi mandiri, karena rata-rata pasien tanpa gejala,” katanya kepada serayunews.com, Kamis (21/10/2021).

Sebenarnya, lanjut Pramesti, pada 8 hingga 17 Oktober lalu hanya terdapat dua rumah sakit saja yang merawat pasien Covid-19, yakni Rumah Sakit Fatimah sebanyak 1 orang dan Rumah Sakit Duta Mulya 2 orang. Namun pada 18 Oktober pasien yang dirawat bertambah satu orang, yakni di RSUD Cilacap dan terus bertambah menjadi 8 orang hingga hari ini.

“Kalau jumlah kasusnya terus menurun, di awal Oktober kita masih di 136 orang. Namun saat ini sudah berkurang 50 persen lebih, hanya saja pasien yang dirawat bertambah. Itu pun perawatan biasa, tidak ada yang di ruang ICU,” tuturnya.

Ia menjelaskan, ketersediaan tempat tidur bagi pasien Covid-19 di Cilacap sendiri mencapai 352 tempat tidur, serta 18 tempat tidur ICU. Sedangkan tempat tidur yang terisi saat ini hanya 8 unit saja, sehingga bed occupancy rate (BOR) di Cilacap tidak sampai 3 persen.

“BOR-nya mungkin tidak sampai 3 persen, sangat sedikit sekali. Namun kami tetap mengimbau kepada masyarakat untuk patuhi prokes. Serta segera ikuti program vaksinasi agar lebih aman dan tidak mudah tertular virus corona,” jelasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini