
SERAYUNEWS – Setelah sempat melonjak hingga Rp45 ribu per kilogram menjelang Ramadan, harga ayam potong (ayam ras) di Banjarnegara kini mulai turun.
Pantauan di Pasar Induk Banjarnegara, harga ayam potong per Sabtu (21/2/2026) berada di kisaran Rp38 ribu per kilogram.
Penurunan harga ini terjadi di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kabupaten Banjarnegara.
Rifki, salah satu pedagang ayam di pasar induk, mengakui bahwa pekan lalu harga ayam potong masih berada di kisaran Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram.
“Harga memang turun, bahkan perubahan ini bisa berubah setiap hari, kemarin sempat naik,” kata Rifki.
Menurutnya, meski harga ayam potong kini turun, pasokan masih terjaga dan aktivitas penjualan justru mulai meningkat memasuki awal Ramadan.
Hal senada disampaikan Farah, pedagang ayam lainnya. Ia menyebut penurunan harga ayam potong langsung berdampak pada meningkatnya permintaan masyarakat.
“Kulakannya memang turun, jadi ya kami menjual sesuai harga. Pasokan juga aman, bahkan terjadi peningkatan permintaan. Kalau biasanya paling habis sekitar 40 kilogram, sekarang bisa sampai 70 kilogram per hari,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan harga di Pasar Induk Banjarnegara, sebelumnya harga ayam potong sempat menembus Rp45 ribu per kilogram. Angka tersebut juga terjadi di beberapa pasar tradisional lain di Banjarnegara.
Para pedagang menilai penurunan harga saat ini dipicu oleh turunnya harga kulakan dari pemasok, sehingga harga jual ke konsumen ikut terkoreksi.
Farah berharap harga ayam potong dapat bertahan stabil hingga menjelang Idulfitri.
“Biasanya jelang Lebaran ada kenaikan harga. Itu lebih karena permintaan meningkat saat hari besar keagamaan, bukan karena pasokan kurang,” katanya.
Selain ayam, sejumlah komoditas pangan di Banjarnegara terpantau masih mengalami kenaikan tipis, seperti telur ayam. Namun, kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar.
Sementara itu, untuk harga daging sapi hingga saat ini masih terpantau stabil dan belum mengalami kenaikan.