
SERAYUNEWS — Tiga jabatan Kapolsek di wilayah Polresta Banyumas resmi berganti dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus P. Silalahi, SH, SIK, MH, Selasa (2/6/2026). Dalam kesempatan itu, Kapolresta juga menyoroti pentingnya personel Polri memahami perkembangan informasi di media sosial serta memberikan pelayanan publik yang profesional.
Upacara yang berlangsung di halaman Mapolresta Banyumas sejak pukul 08.00 WIB tersebut turut dirangkai dengan laporan kenaikan pangkat pengabdian Kapolsek Sumbang, AKP Basuki, yang kini resmi menyandang pangkat Komisaris Polisi (Kompol).
Adapun pergantian jabatan terjadi di tiga wilayah. Jabatan Kapolsek Ajibarang kini diemban Iptu Haryanto menggantikan AKP Karseno Tri Waluyo. Sementara Kapolsek Banyumas diserahterimakan dari AKP Sudiyono kepada AKP Faizal Dilfi Putra. Sedangkan jabatan Kapolsek Cilongok beralih dari AKP Mugiono kepada AKP Susanto.
Dalam amanatnya, Kombes Pol Petrus P. Silalahi menegaskan bahwa kenaikan pangkat pengabdian merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi dan loyalitas anggota selama bertugas.
“Saya atas nama Polresta Banyumas menyampaikan selamat kepada Kompol Basuki. Semoga ini menjadi motivasi dan kebanggaan, khususnya di masa akhir pengabdian di Kepolisian,” ujarnya.
Kepada para pejabat baru, Kapolresta mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar promosi, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Semoga jabatan baru ini membawa kebanggaan bagi keluarga sekaligus menjadi penyemangat dalam menjalankan tugas. Dan kepada pejabat lama, kami sampaikan terima kasih atas dedikasi dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” katanya.
Kapolresta juga menyoroti derasnya arus informasi di era digital. Menurutnya, anggota Polri harus mampu mengikuti perkembangan informasi yang beredar di masyarakat, terutama melalui media sosial.
“Setiap anggota harus selalu update informasi. Masyarakat kini sangat mudah terpengaruh oleh informasi di media sosial, baik yang benar maupun tidak. Di sinilah peran kita untuk hadir memberikan solusi yang tepat dan menenangkan,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pelayanan publik yang profesional dan sesuai standar operasional prosedur (SOP) agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat.
“Pastikan masyarakat merasakan kehadiran Polri melalui pelayanan yang profesional. Setiap persoalan yang datang harus kita jawab dengan solusi yang tuntas dan berkeadilan,” kata dia.
Menurut Kapolresta, mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi sebagai bagian dari penyegaran dan peningkatan kinerja.
“Mutasi adalah hal yang wajar dalam organisasi. Ini bagian dari penyegaran dan upaya menjaga dinamika operasional agar tetap berjalan efektif,” ujarnya.
Upacara berlangsung tertib dan lancar hingga selesai. Momentum ini menjadi bagian dari regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri sekaligus penguatan komitmen dalam meningkatkan profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat.