
SERAYUNEWS- Persija Jakarta berpotensi menghadirkan wajah baru yang lebih agresif pada musim 2026/2027 setelah resmi menunjuk Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala.
Juru taktik asal Korea Selatan tersebut mengungkapkan keinginannya untuk membangun tim yang bermain cepat, dominan, dan berorientasi menyerang.
Dalam konferensi pers perdananya bersama Macan Kemayoran, Shin menegaskan bahwa sepak bola menyerang merupakan filosofi yang selalu ia pegang sepanjang karier kepelatihannya.
Namun, ia mengakui bahwa penerapan strategi tersebut harus disesuaikan dengan kondisi tim dan kekuatan lawan.
“Saya adalah tipe orang yang sangat suka bermain sepak bola menyerang. Filosofi sepak bola saya adalah sepak bola menyerang,” ujar Shin Tae-yong dikutip dari laman resmi I-League, Selasa (9/6/2027).
Menurutnya, saat menangani Timnas Indonesia, situasi yang dihadapi berbeda. Indonesia kerap bertemu lawan dengan kualitas yang lebih tinggi sehingga ia memilih pendekatan yang lebih pragmatis dengan memperkuat pertahanan dan mengandalkan serangan balik cepat.
“Saat saya memimpin Timnas Indonesia, kami sering menghadapi tim yang lebih kuat. Karena itu saya harus menciptakan taktik pertahanan yang solid dan memaksimalkan serangan balik,” katanya.
Shin melihat situasi yang berbeda bersama Persija Jakarta. Ia menilai Macan Kemayoran memiliki potensi besar untuk bermain lebih dominan dan mengambil inisiatif serangan dalam setiap pertandingan.
Meski demikian, mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu menegaskan bahwa keberhasilan menerapkan filosofi tersebut sangat bergantung pada proses pembentukan skuad menjelang musim baru.
Ia menilai kualitas pemain, terutama pemain asing, akan menjadi faktor penting dalam membangun tim yang sesuai dengan kebutuhan taktisnya.
“Untuk kompetisi liga nanti, saya akan berdiskusi dengan Presiden klub, Mohamad Prapanca, dan pemilik klub. Jika kami bisa mendatangkan pemain asing berkualitas, saya yakin kami bisa menunjukkan sepak bola yang lebih kuat, lebih cepat, dan lebih menyerang,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Persija akan aktif membangun skuad yang kompetitif pada bursa transfer musim ini demi mendukung visi besar sang pelatih.
Persija Jakarta resmi mengikat Shin Tae-yong dengan kontrak berdurasi tiga tahun untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027 dan beberapa musim berikutnya.
Kehadiran Shin menjadi salah satu langkah paling ambisius yang dilakukan Persija dalam beberapa tahun terakhir. Klub ibu kota itu berharap pengalaman dan reputasi sang pelatih dapat mengangkat performa tim ke level yang lebih tinggi.
Karier kepelatihan Shin Tae-yong terbilang impresif. Saat menangani klub Korea Selatan Seongnam Ilhwa Chunma, ia sukses mempersembahkan gelar Liga Champions Asia 2010 dan Piala FA Korea Selatan 2011.
Di level internasional, Shin pernah menukangi Tim Nasional Korea Selatan dan membawa negara tersebut tampil di Piala Dunia 2018.
Setelah itu, ia melanjutkan kiprahnya bersama Timnas Indonesia selama lima tahun dengan sejumlah pencapaian bersejarah. Di antaranya membawa Indonesia lolos ke babak 16 besar Piala Asia AFC 2023 serta menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Selain prestasi di level klub dan tim nasional, Persija juga mempertimbangkan kemampuan Shin Tae-yong dalam mengembangkan pemain muda.
Selama melatih Timnas Indonesia, Shin dikenal berhasil mengorbitkan banyak talenta muda yang kemudian menjadi tulang punggung tim nasional. Filosofi tersebut dinilai sejalan dengan visi Persija yang ingin terus memberikan ruang bagi pemain muda potensial untuk berkembang.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa penunjukan Shin Tae-yong merupakan bagian dari strategi jangka panjang klub dalam membangun tim yang kompetitif dan bermental juara.
“Shin Tae-yong adalah pelatih yang memiliki kompetensi, pengalaman, dan visi yang sesuai dengan arah Persija. Kami memilih sosok yang tidak hanya memiliki kualitas teknis dan taktis, tetapi juga kemampuan membangun mentalitas pemenang dalam tim,” ujar Prapanca.
Ia berharap seluruh elemen klub dapat memberikan dukungan penuh agar Persija mampu bersaing di semua kompetisi yang diikuti pada musim mendatang.
Shin Tae-yong mengaku tidak asing dengan Persija Jakarta. Pengalamannya selama lima tahun bersama Timnas Indonesia membuatnya cukup memahami karakter sepak bola nasional, termasuk kekuatan yang dimiliki Macan Kemayoran.
Menurutnya, Persija merupakan salah satu klub terbaik di Indonesia yang memiliki sejarah besar dan basis suporter yang luar biasa.
“Sebelumnya saya sudah melatih Timnas Indonesia selama lima tahun sehingga saya cukup mengenal Persija. Menurut saya, Persija adalah salah satu tim terbaik di Indonesia,” kata Shin.
Ia pun berjanji memberikan seluruh kemampuannya untuk membantu Persija meraih prestasi maksimal.
“Target saya adalah memberikan yang terbaik untuk tim. Saya ingin membangun kerja sama yang baik dengan para pemain agar Persija bisa meraih hasil maksimal. Saya juga berharap para pendukung terus memberikan dukungan sepanjang musim. Dengan kerja keras, kebersamaan, dan kepercayaan dari semua pihak, kami akan berusaha menunjukkan performa terbaik di setiap pertandingan,” tegasnya.
Kedatangan Shin Tae-yong membuka babak baru bagi Persija Jakarta. Dengan filosofi sepak bola menyerang, pengalaman internasional, serta kemampuan membangun pemain muda, eks pelatih Timnas Indonesia tersebut diharapkan mampu membawa Macan Kemayoran kembali menjadi kekuatan utama sepak bola nasional.
Kini, perhatian suporter tertuju pada langkah Persija di bursa transfer dan bagaimana Shin Tae-yong meracik skuad yang mampu menerjemahkan visinya menjadi permainan atraktif serta prestasi di lapangan.