
SERAYUNEWS — Setelah satu dekade, SMAN 1 Sigaluh resmi melakukan perubahan visi sekolah sebagai bagian dari penyesuaian arah pendidikan dengan kebutuhan Generasi Z dan tantangan masa depan.
Perubahan visi tersebut diumumkan pada Selasa (6/1/2026) dan langsung diikuti peluncuran sejumlah program unggulan.
Kepala SMAN 1 Sigaluh, Linovia Karmelita, menjelaskan bahwa visi baru sekolah menitikberatkan pada pembentukan karakter serta kemandirian peserta didik.
Visi tersebut berbunyi: Terwujudnya profil lulusan yang beriman dan bertakwa, sehat, kreatif, serta mandiri.
“Visi ini kami susun berdasarkan analisis kebutuhan lulusan yang ingin kami hasilkan. Ke depan, sekolah akan melakukan berbagai inovasi pembelajaran, salah satunya melalui penguatan program double track,” ujar Linovia.
Melalui program double track, siswa diharapkan tidak hanya lulus dengan ijazah akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis sebagai bekal hidup setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMA.
Sebagai langkah awal implementasi visi baru, SMAN 1 Sigaluh meluncurkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) secara maraton.
Program unggulan GLS menargetkan setiap kelas menghasilkan satu karya buku, sebagai upaya konkret memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah.
Program ini diharapkan mampu mendorong kreativitas siswa, sekaligus menumbuhkan minat baca dan menulis secara berkelanjutan.
Masih dalam rangkaian kegiatan yang sama, SMAN 1 Sigaluh juga menggelar Harmony Nada dan Dakwah, sebuah kegiatan penguatan karakter yang dikemas secara kreatif dan dekat dengan dunia remaja.
Kegiatan ini menghadirkan pendakwah muda Rhidio Arkian Diadon dari Yogyakarta bersama komunitas Sedulur Ngaji Banjarnegara.
Selama lebih dari satu jam, siswa diajak menikmati alunan musik dan dialog ringan bernuansa dakwah yang disampaikan tanpa kesan menggurui.
“Kami melakukan berbagai survei terhadap karakter Generasi Z. Mereka cenderung menyukai dakwah yang dikemas santai, seperti nongkrong dan musik. Pendekatan sebaya dan pemahaman psikologi remaja menjadi kunci,” katanya.
Rhidio Arkian Diadon juga dikenal sebagai animator kartun anak Adit dan Sopo Jarwo, sehingga pendekatannya dinilai semakin relevan dan mudah diterima oleh kalangan pelajar.
Melalui perubahan visi dan peluncuran program literasi serta dakwah kreatif tersebut, SMAN 1 Sigaluh berharap mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara karakter, spiritual, dan keterampilan hidup.