Minggu, 19 September 2021

Soal Beras Bansos yang Menggumpal, ini Penjelasan Direktur Bulog

Direktur Human Capital Perum Bulog Purnomo Sinar Hadi. (Amin)

Belum lama ini, ramai berita masyarakat menerima beras bantuan sosial dari Bulog yang kualitasnya jelek. Kondisinya sudah menjamur dan menggumpal. Terkait soal itu, Bulog menampiknya, karena saat keluar gudang kondisi beras masih baik.


Purbalingga, serayunews.com

Direktur Human Capital Perum Bulog Purnomo Sinar Hadi, menyampaikan bahwa semua beras yang disalurkan oleh Bulog kondisinya bagus. Bahkan, untuk waktu terakhir ini berasnya jenis Fortivit. Dimana mengandung banyak vitamin di dalamnya.

“Beras yang disalurkan itu beras fortivit, dimana mengandung vitamin A, B komplek, B1, B3 B6, B9, B12 Zink, Zat Besi, untuk meningkatkan imun dan stamina,” kata Sinar Hadi, usai penyerahan bantuan di Purbalingga, Jumat (20/08/2021)

Terkait berita beras kualitas jelek, dia menjelaskan bahwa semua beras yang disalurkan kondisinya baik. Namun ketika sampai di daerah bisa terjadi penurunan kualitas atau bahkan rusak. Diantaranya karena faktor cuaca saat pendistribusian.

“Bulog menyalurkan beras semua beras baru. Cuma saat penyaluran terdapat kendala. Soal berita yang muncul itu sebenarnya, bukan kualitas yang jelek. Tetapi terdampak cuaca, dalam pembongkaran terjadi hujan. Kalau beras terkena hujan pasti menggumpal,” katanya.

Dia menambahkan, sebenarnya beras yang kondisinya rusak, dari daerah langsung melaporkan. Sehingga sebelum sampai ke masyarakat sudah diganti dengan beras baru. Hanya saja, berita soal itu sudah muncul di media massa.

“Sebenernya itu belum disalurkan, ketika ketahuan beras jelek, kita tarik. Cuma sebelum ditarik, sudah muncul di media,” kata dia.

Diketahui, Tim Bulog datang ke Kabupaten Purbalingga dalam rangka menyalurkan bantuan. Diantaranya, ada sekitar 6 tom beras yang dibagikan kepada 12 pengelola Ponpes di Kabupaten Purbalingga.

Editor :M Amron

Berita Terkait

Berita Terkini