
SERAYUNEWS- Polres Wonosobo menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana sekaligus memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat melalui kegiatan Sobo Wargo yang digelar di Kelurahan Wadaslintang, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, Selasa (27/1/2026) petang.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga 22.15 WIB itu dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, bersama jajaran pimpinan Polres Wonosobo serta unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kapolres Wonosobo mengajak masyarakat Wadaslintang untuk meningkatkan kesadaran bersama dalam menghadapi potensi bencana alam.
Ia menekankan pentingnya komunikasi cepat antarwarga dan aparat apabila terjadi situasi darurat.
AKBP Kasim Akbar Bantilan menegaskan bahwa Polres Wonosobo telah menyiagakan Tim Siaga Bhayangkara yang siap diterjunkan kapan saja untuk melakukan evakuasi dan penanganan awal bagi warga terdampak bencana.
“Peran aktif masyarakat sangat penting. Informasi yang cepat akan mempercepat penanganan dan meminimalkan risiko korban,” tegasnya.
Selain kesiapsiagaan bencana, Kapolres Wonosobo juga memanfaatkan forum Sobo Wargo untuk mensosialisasikan Call Center Polri 110.
Layanan tersebut dapat diakses masyarakat selama 24 jam untuk melaporkan gangguan kamtibmas maupun situasi darurat lainnya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi layanan 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Pada sesi dialog interaktif, perwakilan masyarakat Boni Suyatno menyampaikan keluhan terkait masih maraknya penggunaan knalpot tidak standar (knalpot brong) di wilayah Wadaslintang.
Menurutnya, suara bising dari knalpot tersebut kerap mengganggu kenyamanan dan ketertiban warga.
Ia berharap penertiban tidak hanya dilakukan secara represif, tetapi juga melalui pendidikan hukum di sekolah-sekolah serta pendekatan persuasif kepada generasi muda.
Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolres Wonosobo menyatakan pihaknya akan mengagendakan kegiatan edukasi ke sekolah-sekolah melalui fungsi Lantas, Binmas, dan Polsek jajaran.
Edukasi ini akan menekankan larangan penggunaan knalpot tidak standar serta keselamatan berlalu lintas.
Selain itu, edukasi juga akan diberikan kepada orang tua agar tidak memberikan kendaraan bermotor kepada anak-anak yang belum cukup umur.
“Permasalahan ini harus kita tangani bersama melalui kerja sama Polri, sekolah, orang tua, dan masyarakat dengan pendekatan persuasif, tanpa kekerasan, serta imbauan yang rasional dan bermanfaat,” ujar Kapolres.
Melalui kegiatan Sobo Wargo, Polres Wonosobo berharap terbangun komunikasi yang semakin erat antara kepolisian dan masyarakat.
Sinergi ini diharapkan mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah Wadaslintang.