
SERAYUNEWS-Suasana Alun-alun dan Pendapa Dipayudha Banjarnegara tampak semarak, Rabu (3/6/2026). Saat itu, Yayasan Dian Dharma Kabupaten Banjarnegara menggelar berbagai lomba kreativitas dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 yayasan tersebut.
Kegiatan yang melibatkan guru dan peserta didik TK Pertiwi dari 20 kecamatan se-Kabupaten Banjarnegara itu menjadi ajang edukasi sekaligus pengembangan karakter anak usia dini melalui berbagai perlombaan yang dikemas secara menarik dan menyenangkan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Dian Dharma Banjarnegara, Sri Rejeki Indarto, beserta jajaran pengurus, kepala sekolah TK Pertiwi, guru, dan ratusan peserta didik yang mengikuti perlombaan.
Dalam sambutannya, Sri Rejeki Indarto menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-25 Yayasan Dian Dharma tahun ini mengusung tema “Menyiapkan Generasi Unggul yang Berkarakter dan Berprestasi Melalui Berbagai Kegiatan yang Edukatif dan Menyenangkan.”
Sebagai implementasi tema tersebut, yayasan menyelenggarakan empat cabang lomba yang melibatkan siswa maupun guru, yakni hafalan surat pendek Al-Qur’an, estafet gelas plastik menggunakan sumpit, estafet gelas plastik menggunakan balon, serta lomba memindahkan air menggunakan gelas plastik.
Menurut Sri Rejeki, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk mengembangkan kemampuan motorik, kreativitas, dan keterampilan sosial anak sejak usia dini.
“Lomba-lomba ini dirancang agar anak-anak dapat belajar sambil bermain. Selain melatih kreativitas dan kemampuan motorik, kegiatan ini juga mengajarkan kerja sama, kedisiplinan, dan kekompakan dalam kelompok,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan karakter harus menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi masa depan. Anak-anak tidak hanya perlu dibekali kecerdasan akademik, tetapi juga nilai-nilai moral dan budaya yang kuat.
Sri Rejeki mengajak para orang tua dan guru untuk terus menanamkan nilai-nilai kearifan lokal kepada anak-anak, seperti gotong royong, sopan santun, menghormati orang tua dan guru, serta kepedulian terhadap lingkungan.
“Anak adalah amanah sekaligus investasi masa depan bangsa. Karena itu, pembentukan akhlak dan adab sejak dini menjadi sangat penting. Orang tua dan guru harus menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari agar anak tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter,” katanya.
Melalui momentum HUT ke-25 ini, Yayasan Dian Dharma berharap dapat semakin memperkuat sinergi antara yayasan, sekolah, guru, dan orang tua dalam menciptakan pendidikan anak usia dini yang berkualitas di Kabupaten Banjarnegara.
Pada cabang lomba hafalan surat pendek Al-Qur’an kategori putri, juara pertama diraih Hasna Amelia dari Kecamatan Purwareja Klampok. Posisi kedua ditempati Ehselia Atika Arundaya dari Kecamatan Wanayasa, sedangkan juara ketiga diraih Aqis Safiwatunnaja dari Kecamatan Punggelan.
Untuk kategori putra, Awaro Kenzo Arion dari Kecamatan Wanayasa berhasil meraih juara pertama. Juara kedua diraih Muhammad Al Ghifari dari Kecamatan Batur, sementara juara ketiga diraih Ilham Mubarok dari Kecamatan Punggelan.
Pada lomba estafet gelas plastik menggunakan sumpit untuk siswa TK, perwakilan TK Pertiwi Kecamatan Karangkobar berhasil menjadi juara pertama. Posisi kedua diraih Kecamatan Banjarnegara dan juara ketiga diraih Kecamatan Kalibening.
Sementara itu, pada perlombaan guru TK Pertiwi cabang estafet gelas plastik menggunakan balon, tim Kecamatan Sigaluh (A) berhasil meraih juara pertama. Kecamatan Rakit menempati posisi kedua dan Kecamatan Purwanegara berada di peringkat ketiga.
Adapun pada lomba memindahkan air menggunakan gelas plastik, tim Kecamatan Rakit (A) tampil sebagai juara pertama, disusul Kecamatan Banjarnegara sebagai juara kedua, dan Kecamatan Susukan di posisi ketiga.
Kemeriahan kegiatan ini menjadi bukti komitmen Yayasan Dian Dharma Banjarnegara dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter dan keterampilan sosial anak sejak usia dini.