
SERAYUNEWS-Puluhan rumah di Desa Sangkanayu Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga rusak terdampak banjir. Kondisi tersebut disebabkan meluapnya air Sungai Soso karena hujan semalaman. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (24/1/2026) dini hari.
Camat Mrebet Hendro Prasetyo dalam laporannya mengatakan kejadian banjir bandang melewati Sungai Soso di lokasi Pondok Nangka RT 13 dan RT 14 Desa Sangkanayu Kecamatan Mrebet. Akibatnya jembatan menuju Pondok Nangka rusak dan tertutup kayu. Dilaporkan 1 rumah terbawa banjir, 6 rusak berat serta 50 rusak sebagian. Selain itu 2 mobil dan 7 motor terbawa banjir. “Sebanyak 3 ekor kambing warga juga hanyut terbawa banjir dan 8 ekor lainnya mati di kandang,” ungkapnya.
Evakuasi korban sudah dilakukan malam hari, ketika air sungai mulai naik tidak seperti biasanya. Korban dievakuasi ke rumah saudara terdekat. Langkah penanganan meliputi warga bersama, relawan BPBD, PMI, TNI, Polri, Damkar melakukan pembersihan balok kayu yang menutup jalan dan jembatan menuju Pondok Nangka. “Saat ini Listrik padam dan ada tiang listrik yang posisinya menggantung. Pipa Pamsimas banyak yang terbawa banjir sehingga terjadi kelangkaan air bersih. Mohon bantuan bupati dan semua pihak yang terkait untuk mempercepat penanganan,” jelasnya.
Pihaknya membutuhkan bantuan alat berat untuk membersihkan balok kayu. Selain itu juga bantuan mobil damkar untuk pembersihan lumpur di jalan dan rumah warga. Saat ini telah dilakukan pendirian Posko di Sangkanayu untuk dapur umum dan posko relawan, dan tempat pengungsian. “Bantuan air bersih diperlukan untuk kebutuhan warga dan relawan yg ditempatkan di halaman Posko. Selain itu juga bantuan sembako dan bantuan pakaian pantas pakai,” ujarnya.
Sebelumnya juga diberitakan banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di lereng Gunung Slamet Kabupaten Purbalingga. Bencana alam tersebut terjadi akibat meluapnya aliran sungai akibat hujan deras yang turun sejak Jumat (23/1/2026). Akibatnya akses jalan tertutup dan puluhan warga mengungsi.