Purbalingga, serayunews.com
Marsekal Muda TNI Kusworo mengatakan, pengawasan dan evaluasi dilakukan guna mengetahui capaian tujuan, mengukur kinerja satuan TMMD dan melihat sejauh mana sinergitas lintas sektor yang terjalin di lapangan. Menurutnya, program fisik pada TMMD ini sangat positif. Terutama pada pembuatan jalan Tumanggal – Tegalpingen sepanjang 2000 meter.
“Ketika saya tadi melihat secara nyata dari pembangunan yang ada, kita buka jalan. Yang tadinya kalau ditempuh selama ini bisa 12 -15 KM tapi begitu kita buka jalan di sini hanya sekitar 2 KM saja. Nantinya cukup lebar dan aman. Dengan adanya akses jalan terbuka sangat bermanfaat bagi masyarakat. Baik aktifitas pendidikan juga roda ekonomi juga turut terangkat.” katanya.
Komandan Kodim 0702/Purbalingga, Letkol Inf Decky Zulhas SH MHan menyampaikan, kegiatan TMMD Reguler kali ini dibiayai dari 3 sumber anggaran. Diantaranya DUK Mabes TNI sebesar Rp 340.300.000, APBD Provinsi Jawa Tengah Rp 185.000.000 dan APBD Kabupaten Purbalingga Rp 600.000.000.
“Ada beberapa sasaran fisik dalam TMMD Reguler kali ini. Diantaranya pembuatan jalan baru sepanjang 2000 M dengan lebar 9 M di dalamnya termasuk perkerasan jalan makadam, pembangunan gorong-gorong, dan pembangunan plat beton. Selain itu juga ada pemugaran 3 rumah tidak layak huni, khususnya untuk mereka yang terdampak bencana longsor,” kata Letkol Inf Decky.
Sementara itu, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM menyampaikan pihaknya berharap kegiatan TMMD ini bisa memberikan semangat serta motivasi masyarakat yang ada di Tumanggal. Terlebih desa ini akan dibangun jalan baru yang menghubungkan ke Desa Tegalpingen, sehingga diharapkan ini akan membuka akses ekonomi.
Diketahui, sebelum ke lokasi TMMD, rombongan mampir di monumen tempat kahir Jenderal Besar Soedirman di Desa Bantarbarang. Untuk menuju lokasi TMMD sengaja menggunakan perahu karet menyusuri Sungai Gintung dengan start di Desa Wanogara Wetan, Kecamatan Rembang.
“Dari kegiatan susur sungai tadi, ternyata ini menjadi potensi wisata. Dari sisi kedirgantaraan tadi juga sempat dibahas bahwa Desa Tumanggal memiliki potensi untuk paralayang. Harapannya output seluruh kegiatan TMMD ini bisa berdampak terhadap peningkatan kegiatan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian rakyat,” kata Tiwi.
Pada kunjungan kali ini, juga dilakukan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat berupa 150 paket beras, 3000 masker, donasi bencana alam, sejumlah bibit tanaman dan peralatan kerja.