
SERAYUNEWS – Upaya mendorong kemandirian dan kesejahteraan desa terus digalakkan oleh institusi pendidikan tinggi. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui program Pengabdian Masyarakat UT Purwokerto yang secara resmi menggelar rapat koordinasi pelaksanaan di Desa Onje, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, pada Rabu (22/4/2026).
Kegiatan koordinasi strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Onje beserta jajaran perangkat desa, perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), tokoh masyarakat setempat, serta tim pelaksana dari Universitas Terbuka (UT) Purwokerto.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Onje menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif akademik tersebut. Pihaknya optimistis bahwa kehadiran para akademisi mampu memberikan dampak nyata yang terukur bagi peningkatan taraf hidup warga, khususnya dalam memaksimalkan potensi desa yang selama ini belum tergarap optimal.
Sejalan dengan harapan tersebut, Direktur UT Purwokerto turut menyampaikan rasa syukurnya atas lolosnya dua program unggulan yang akan dieksekusi di wilayah tersebut pada tahun 2026. Fokus utama dari Pengabdian Masyarakat UT Purwokerto kali ini dirancang secara khusus untuk mengakselerasi dua sektor krusial, yakni pariwisata dan sektor usaha mikro.
Secara spesifik, program pertama menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat guna mengoptimalkan potensi destinasi wisata dan pelestarian warisan budaya lokal. Hal ini dilakukan melalui inovasi pariwisata serta penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Sementara itu, program kedua berfokus pada pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah yang diambil adalah melalui modernisasi alat produksi pengolahan pangan yang berbasis pada pemanfaatan komoditas unggulan desa.
“Desa Onje memiliki potensi yang sangat komprehensif, baik dari sisi kekayaan budaya, destinasi wisata, maupun pergerakan ekonomi lewat UMKM. Kedua inisiatif ini disusun agar saling melengkapi, sehingga mampu mendorong kemajuan desa secara holistik,” papar Direktur UT Purwokerto.
Lebih lanjut, implementasi berkelanjutan dari program Pengabdian Masyarakat UT Purwokerto ini merupakan manifestasi langsung dari penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kehadiran universitas di tengah masyarakat bukan sekadar sebagai pelaksana program sesaat, melainkan sebagai mitra strategis yang siap tumbuh dan berinovasi bersama warga pedesaan.
Melalui sinergi lintas sektoral ini, diharapkan akan tercipta peningkatan kualitas SDM secara signifikan dalam mengelola pariwisata dan melestarikan budaya. Di sisi lain, produktivitas UMKM lokal ditargetkan melonjak berkat adopsi teknologi tepat guna, yang pada akhirnya akan membentuk ekosistem ekonomi yang kuat dan mandiri di Desa Onje.
Sebagai penutup, seluruh pihak yang hadir menyepakati komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan kolaborasi ini agar manfaat positifnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang