
SERAYUNEWS — Kesebelasan Persibangga Purbalingga memastikan lolos ke babak 8 besar Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026 setelah menahan imbang Persitema Temanggung tanpa gol di Stadion Bhumi Phala Temanggung, Rabu (28/1/2026).
Hasil imbang tersebut sudah cukup bagi Persibangga untuk melaju ke perempat final karena pada leg pertama mereka menang 1-0 atas Persitema di Stadion Goentoer Darjono, Minggu (25/1/2026).
Persibangga sejatinya hanya membutuhkan hasil imbang pada laga tandang tersebut. Namun demikian, anak asuh pelatih Imran Amirullah tetap bermain agresif untuk mengimbangi permainan tuan rumah yang membutuhkan kemenangan demi membuka peluang lolos.
Rizky Fauzan dan kawan-kawan mencoba menjaga keseimbangan permainan meski terus mendapat tekanan dari Persitema yang tampil menyerang sejak menit awal.
Kondisi lapangan yang becek membuat kedua kesebelasan kesulitan memainkan bola dari kaki ke kaki. Situasi tersebut memicu duel-duel fisik yang cukup intens sepanjang pertandingan.
Dua pemain Persibangga, Andre Aditya dan Rizky Fauzan, diganjar kartu merah oleh wasit Aris Syaefudin asal Batang. Keunggulan jumlah pemain kemudian dimanfaatkan Persitema untuk meningkatkan tekanan ke lini pertahanan Persibangga.
Meski beberapa peluang berhasil diciptakan, tim tuan rumah tetap gagal mencetak gol hingga peluit akhir dibunyikan dan skor 0-0 tetap bertahan.
Pelatih Persibangga, Imran Amirullah, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan timnya lolos ke babak 8 besar sekaligus mengapresiasi kerja keras para pemain.
Namun demikian, ia juga menyampaikan catatan kritis terhadap kepemimpinan wasit dalam pertandingan tersebut.
“Namun demikian, saya menyayangkan beberapa keputusan wasit yang kontroversial serta merugikan tim Persibangga hingga membuat dua pemain kami menerima kartu merah,” tegas Imran saat konferensi pers.
Manajer Persibangga, Hamzah Asadullah, juga menyampaikan rasa syukur atas hasil imbang yang memastikan timnya melangkah ke perempat final Liga 4 Jateng.
Ia mengakui para pemain kesulitan mengembangkan pola permainan akibat kondisi lapangan yang tidak mendukung.
“Kami bersyukur bisa meraih hasil imbang dan lolos 8 besar,” ujarnya.