
SERAYUNEWS-Suasana haru dan bahagia menyelimuti kedatangan ratusan pemudik asal Banjarnegara yang tiba di Terminal Induk Parakancanggah, Senin (16/3/2026) malam. Sebanyak 700 pemudik yang mengikuti program mudik gratis akhirnya kembali menginjakkan kaki di kampung halaman dengan selamat.
Kedatangan para perantau tersebut disambut langsung oleh Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, bersama jajaran pemerintah daerah.
Sebanyak 14 armada bus mengangkut para pemudik menuju Banjarnegara. Rinciannya, 12 bus berangkat dari Jakarta dan 2 bus dari Bandung. Rombongan dari ibu kota dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dari kawasan Museum Purna Bhakti Pertiwi.
Saat menyambut para pemudik, Bupati Amalia mengaku merasa bahagia melihat masyarakat Banjarnegara bisa pulang ke kampung halaman dengan aman dan sehat untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.
“Alhamdulillah, selamat datang kembali di Banjarnegara. Semoga perjalanan pulang kampung ini membawa kebahagiaan sehingga bisa merayakan Idulfitri bersama keluarga tercinta,” ujar Amalia.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya program mudik gratis, termasuk dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional yang turut membantu kelancaran kegiatan.
Menurutnya, program mudik gratis merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat Banjarnegara yang bekerja di luar daerah.
“Program ini menjadi wujud perhatian pemerintah kepada warga Banjarnegara yang merantau. Kami berharap ke depan pelayanan ini bisa terus ditingkatkan agar lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Banjarnegara, Mohammad Iqbal, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan membantu meringankan biaya perjalanan para perantau, tetapi juga untuk mengurangi kepadatan lalu lintas saat musim mudik.
Dengan adanya mudik gratis menggunakan bus, diharapkan jumlah kendaraan pribadi di jalan dapat berkurang sehingga risiko kemacetan maupun kecelakaan dapat diminimalkan.
Antusiasme peserta mudik juga terlihat dari sambutan para pemudik yang merasa terbantu dengan program tersebut. Perwakilan Paguyuban Solidaritas Warga Banjarnegara, Misad, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang terus berkomitmen menyelenggarakan program mudik gratis setiap tahun.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Waris, salah satu pemudik asal Kelurahan Kalibenda yang baru pertama kali mengikuti program ini.
Ia berharap kuota mudik gratis dapat ditambah pada tahun mendatang sehingga lebih banyak perantau Banjarnegara yang bisa pulang ke kampung halaman tanpa terbebani biaya perjalanan.
Dalam acara penyambutan tersebut, Bupati Amalia juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada peserta mudik sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah kepada para perantau yang pulang kampung.
Program mudik gratis ini diharapkan dapat terus menjadi tradisi tahunan yang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat Banjarnegara yang merantau di berbagai kota di Indonesia.