
SERAYUNEWS– Tiket kereta api jarak jauh untuk periode mudik Lebaran 2026 dilaporkan ludes terjual dalam waktu singkat.
Informasi ini ramai diperbincangkan publik setelah muncul kabar bahwa tiket kelas ekonomi dan bisnis sudah habis, sementara yang tersisa hanya kelas eksekutif di sejumlah rute favorit.
Lonjakan permintaan tiket kereta api terjadi sejak penjualan dibuka oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero).
Antusiasme masyarakat yang tinggi untuk menggunakan transportasi massal berbasis rel dinilai menjadi faktor utama cepatnya penjualan tiket, terutama untuk tanggal-tanggal favorit arus mudik.
Namun, benarkah tiket KAI benar-benar habis dan hanya menyisakan kelas eksekutif? Berikut rangkuman fakta menarik dan penjelasan resmi berdasarkan data per Senin, 2 Februari 2026.
PT KAI mencatat penjualan tiket mudik Lebaran 2026 melonjak signifikan dibandingkan periode normal. Sejak hari pertama penjualan, tiket untuk sejumlah rute utama langsung diserbu calon penumpang.
Berdasarkan data resmi KAI, mayoritas tiket yang telah habis merupakan kelas ekonomi dan bisnis, terutama untuk perjalanan menuju kota-kota di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta.
Kabar bahwa tiket KAI hanya tersisa kelas eksekutif tidak sepenuhnya keliru, namun perlu diluruskan. Kondisi tersebut berlaku pada rute dan tanggal tertentu, khususnya H-3 hingga H+2 Lebaran yang menjadi puncak arus mudik dan balik.
Pada beberapa jadwal keberangkatan favorit, tiket ekonomi dan bisnis memang sudah tidak tersedia, sementara kelas eksekutif masih tersisa dengan jumlah terbatas. Namun, di tanggal lain dan rute alternatif, tiket kelas ekonomi masih bisa ditemukan.
PT KAI menyebut rute-rute berikut menjadi yang paling cepat ludes:
1. Jakarta–Surabaya
2. Jakarta–Semarang
3. Jakarta–Yogyakarta
4. Bandung–Surabaya
5. Jakarta–Solo
Rute-rute tersebut mengalami lonjakan pemesanan karena menjadi jalur utama pemudik menuju kampung halaman.
Beberapa faktor utama penyebab tiket KAI cepat habis antara lain:
1. Tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api
2. Harga tiket yang relatif stabil dibanding moda lain
3. Waktu tempuh yang lebih pasti dan minim macet
4. Peningkatan kapasitas penumpang dibanding tahun sebelumnya
Selain itu, tren mudik lebih awal juga mendorong calon penumpang berburu tiket sejak jauh hari.
Manajemen PT KAI menegaskan bahwa penjualan tiket masih terus berlangsung secara dinamis. Tiket yang terlihat habis dapat kembali tersedia karena adanya pembatalan atau penyesuaian jadwal perjalanan.
KAI juga mengimbau masyarakat untuk rutin mengecek aplikasi Access by KAI serta kanal resmi lainnya agar tidak ketinggalan informasi ketersediaan tiket.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, KAI membuka peluang menambah:
1. Kereta tambahan
2. Kapasitas kursi di rangkaian tertentu
3. Penyesuaian jadwal keberangkatan
Langkah ini dilakukan guna mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Bagi calon penumpang yang belum mendapatkan tiket, KAI menyarankan:
1. Memilih tanggal keberangkatan alternatif
2. Menghindari jam favorit
3. Memantau tiket tambahan secara berkala
4. Mempertimbangkan rute transit
Strategi ini dinilai masih efektif untuk mendapatkan tiket meski persaingan cukup ketat.
1. Gunakan Aplikasi Resmi Access by KAI
2. Install atau buka aplikasi Access by KAI di ponsel Anda.
3. Aplikasi ini adalah kanal resmi KAI untuk pemesanan tiket, termasuk kelas eksekutif.
4. Pemesanan bisa dilakukan mulai H-45 hingga beberapa jam sebelum keberangkatan sesuai aturan reservasi.
5. Cek Situs Booking Resmi KAI (booking.kai.id)
6. Kunjungi situs resmi booking.kai.id untuk mencari tiket yang tersedia.
7. Situs ini menampilkan jadwal, kelas, dan ketersediaan kursi terbaru.
8. Jika tiket susulan ada karena pembatalan atau perubahan jadwal, di sini akan muncul.
9. Pantau Setiap Jam & Tanggal Berbeda
10. Karena tiket eksekutif susulan bisa muncul sewaktu-waktu misalkan akibat pembatalan oleh penumpang lain, penting cek berkala terutama malam dan dini hari.
11. Tiket susulan biasanya muncul di slot waktu yang akan dibuka kembali secara otomatis.
12. Periksa di Mitra Resmi (Traveloka / tiket.com / TiketKAI)
13. Selain kanal resmi KAI, Anda bisa mencoba pesan di mitra penjualan resmi seperti Traveloka, tiket.com, atau TiketKAI.
14. Siapkan Identitas & Data Penumpang Lebih Awal
16. Masukkan data penumpang (NIK/KTP) di aplikasi atau situs jauh lebih dulu. Ini mempercepat proses pemesanan saat tiket susulan muncul.
17. Jika data sudah tersimpan sebelumnya, Anda tinggal pilih nomor kursi lalu bayar segera.
18. Gunakan Fitur Notifikasi & Waiting Room
20. Saat pemesanan dibuka (mis. jam 00.00 WIB), gunakan notifikasi dan fitur waiting room di aplikasi resmi supaya tidak kehabisan saat tiket susulan mulai tersedia.
21. Antrean otomatis membantu Anda masuk sistem cepat saat slot tiket muncul.
22. Pertimbangkan Rute & Tanggal Alternatif
Jika rute favorit penuh, cobalah cari keberangkatan di hari sebelum atau sesudah puncak arus mudik, atau rute transit yang tidak terlalu populer. Kadang masih tersedia kursi eksekutif di rute alternatif tersebut.
Cepatnya tiket kereta terjual menjadi indikator tingginya mobilitas masyarakat jelang Lebaran. Kondisi ini juga mendorong pemudik untuk lebih terencana dalam menentukan jadwal perjalanan.
Di sisi lain, kepadatan penumpang di stasiun diperkirakan meningkat, sehingga KAI dan pihak terkait memperkuat aspek pelayanan dan keamanan.
Fenomena tiket KAI yang ludes terjual jelang mudik Lebaran 2026 memang nyata terjadi, terutama untuk kelas ekonomi dan bisnis di rute favorit.
Namun, informasi bahwa tiket hanya tersisa kelas eksekutif perlu dilihat secara spesifik berdasarkan rute dan tanggal keberangkatan.
Masyarakat tetap memiliki peluang mendapatkan tiket dengan strategi yang tepat serta memantau informasi resmi dari PT KAI secara berkala.
Lonjakan pemesanan tiket KAI mencerminkan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai moda utama mudik Lebaran 2026. Perencanaan perjalanan sejak dini menjadi kunci agar pemudik tidak kehabisan tiket.
KAI memastikan terus berupaya menambah layanan demi menjaga kelancaran dan kenyamanan perjalanan mudik tahun ini.