
SERAYUNEWS – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali menyiapkan skema khusus pemesanan tiket kereta api bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya KAI untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api selama periode Lebaran, sekaligus membantu mengurai kepadatan lalu lintas di jalan raya.
Mudik Lebaran sendiri telah menjadi tradisi tahunan di Indonesia. Jutaan masyarakat melakukan perjalanan dari kota perantauan menuju kampung halaman, baik sebelum maupun setelah hari raya.
Kondisi ini kerap memicu lonjakan penumpang di berbagai moda transportasi, termasuk kereta api yang dikenal aman, nyaman, dan relatif bebas macet.
PT KAI secara resmi mengumumkan bahwa pemesanan tiket kereta api untuk mudik Lebaran 2026 diberlakukan khusus untuk periode keberangkatan H-10 hingga H+10 Lebaran.
Artinya, masyarakat sudah dapat merencanakan perjalanan mudik dan balik jauh hari sebelum puncak arus Lebaran tiba.
Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun Instagram resmi KAI, pemesanan tiket Lebaran 2026 mulai dibuka pada 25 Januari 2026.
Pada tanggal tersebut, masyarakat sudah bisa memesan tiket untuk keberangkatan H-10 Lebaran.
Skema ini sama seperti kebijakan yang diterapkan KAI pada tahun-tahun sebelumnya, di mana penjualan tiket dilakukan secara bertahap sesuai tanggal keberangkatan.
Mengacu pada pengumuman KAI, tiket kereta api Lebaran 2026 untuk keberangkatan awal periode mudik, yakni H-10 Lebaran, mulai dapat dipesan pada Minggu, 25 Januari 2026.
Pemesanan kemudian berlanjut setiap hari hingga mencakup jadwal keberangkatan arus balik H+10 Lebaran.
KAI menyebutkan bahwa kebijakan ini bertujuan agar calon penumpang memiliki kesempatan yang sama dalam mendapatkan tiket sesuai rencana perjalanan masing-masing.
Dengan sistem penjualan bertahap, diharapkan lonjakan pemesanan dalam satu waktu dapat ditekan.
Untuk memudahkan masyarakat, KAI menyediakan berbagai kanal resmi pemesanan tiket. Tiket mudik Lebaran 2026 dapat dibeli secara daring melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi Booking KAI, serta melalui online travel agent dan mitra penjualan resmi yang telah bekerja sama dengan KAI.
Masyarakat diimbau untuk tidak membeli tiket melalui pihak tidak resmi yang menawarkan jasa pembelian dengan biaya tambahan tidak wajar.
Selain berpotensi merugikan secara finansial, pembelian melalui calo juga berisiko menyebabkan masalah data penumpang saat proses keberangkatan.
Berdasarkan jadwal resmi yang dirilis KAI, pemesanan tiket mudik Lebaran 2026 dimulai untuk keberangkatan Rabu, 11 Maret 2026 atau H-10 Lebaran, yang dapat dipesan mulai 25 Januari 2026.
Pemesanan berlanjut setiap hari hingga keberangkatan Rabu, 1 April 2026 atau H+10 Lebaran, yang dibuka pada 15 Februari 2026.
Rentang waktu ini mencakup seluruh periode krusial mudik dan arus balik Lebaran. Dengan jadwal yang telah ditetapkan, masyarakat dapat menyesuaikan tanggal perjalanan untuk menghindari puncak kepadatan penumpang.
Dengan memahami jadwal dan ketentuan pemesanan tiket kereta mudik Lebaran 2026, masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan perjalanan mudik dan balik dengan lebih matang serta terhindar dari kendala di kemudian hari.***