
SERAYUNEWS – Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap seorang pemuda yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Desa Binangun, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap. Memasuki hari kedua operasi SAR, pencarian dilakukan dengan penyisiran darat hingga pemantauan udara menggunakan drone thermal.
Korban diketahui bernama Sugi Triyono (26), warga Desa Binangun RT 02/RW 07, Kecamatan Bantarsari. Ia dilaporkan hilang sejak Minggu (10/5/2026) saat berada di area hutan Binangun dan hingga kini belum kembali ditemukan.
Kepala Kantor SAR Cilacap, M Abdullah, mengatakan operasi pencarian kembali dilanjutkan pada Rabu (13/5/2026) dengan melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan.
Pencarian dimulai sekitar pukul 07.00 WIB diawali dengan briefing seluruh personel yang terlibat. Dalam operasi tersebut, tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk memaksimalkan penyisiran area hutan.
SRU pertama melakukan pencarian melalui jalur darat dari titik lokasi terakhir korban terlihat atau Last Known Position (LKP) menuju arah utara. Area pencarian darat diperkirakan mencapai sekitar 2 kilometer persegi.
Sementara SRU kedua melakukan pemantauan udara menggunakan drone thermal UAV. Teknologi tersebut digunakan untuk membantu mendeteksi keberadaan korban dari udara sekaligus memperluas jangkauan pencarian di medan hutan yang cukup sulit.
“Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian survivor dengan membagi operasi menjadi dua SRU, yakni penyisiran darat dan pemantauan udara menggunakan drone thermal,” ujarnya.
Operasi SAR berlangsung hingga siang hari. Namun sampai pukul 12.00 WIB, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban sehingga pencarian sempat dihentikan sementara untuk evaluasi dan istirahat personel.
Pencarian kemudian kembali dilanjutkan pukul 13.00 WIB sesuai rencana operasi yang telah disusun sebelumnya. Tim gabungan kembali menyisir sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi korban berada.
Meski upaya pencarian terus dilakukan hingga sore hari, hasilnya masih nihil. Hingga pukul 17.00 WIB, korban belum berhasil ditemukan.
“Operasi SAR sementara dihentikan dan akan dilanjutkan kembali pada Kamis pagi pukul 07.00 WIB,” jelasnya.
Operasi pencarian ini melibatkan banyak unsur gabungan, mulai dari Kantor SAR Cilacap, Polsek Bantarsari, Koramil Bantarsari, Satpol PP, Banser, SAR MTA, LPBINU, RAPI, komunitas Trabas Trail, pemerintah kecamatan, hingga warga dan keluarga korban.
Kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan berawan namun relatif mendukung jalannya operasi SAR. Meski demikian, medan hutan yang cukup luas dan rapat menjadi tantangan tersendiri bagi tim gabungan.
Hingga kini, keberadaan Sugi Triyono masih belum diketahui dan proses pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya dengan harapan korban segera ditemukan.