
SERAYUNEWS – Petugas Pos Angkatan Laut (Posal) Logending jajaran Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cilacap bersama tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban tenggelam di Muara Kaliratu, Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Minggu (8/3/2026). Korban ditemukan setelah tiga hari proses pencarian dilakukan di kawasan muara hingga sepanjang pesisir pantai.
Korban diketahui bernama Abdul Fatah (11), seorang pelajar kelas V SD yang tinggal di Desa Mungguh, Kecamatan Petanahan, Kebumen. Ia sebelumnya dilaporkan tenggelam saat berenang bersama empat rekannya di kawasan Muara Kaliratu.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu korban bersama sejumlah temannya berenang di area muara yang dikenal memiliki arus cukup kuat.
Diduga korban mengalami kesulitan bernapas ketika berada di tengah muara. Kondisi air yang sedang tinggi atau pasang membuat arus menjadi lebih kuat sehingga korban panik dan tidak mampu kembali ke tepi.
Teman-temannya yang berada di lokasi tidak dapat memberikan pertolongan karena derasnya arus. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada warga setempat yang selanjutnya diteruskan kepada petugas untuk dilakukan pencarian.
Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Sejumlah unsur dilibatkan dalam operasi tersebut, di antaranya Posal Logending Lanal Cilacap, Basarnas Cilacap, BPBD Kebumen, Koramil Petanahan, SAR Lawet Perkasa, serta para relawan setempat.
Tim melakukan penyisiran di area muara hingga garis pantai. Namun pada hari pertama dan kedua pencarian, korban belum berhasil ditemukan. Kondisi cuaca yang kurang mendukung serta arus muara yang cukup kuat menjadi kendala dalam proses pencarian.
Memasuki hari ketiga, tim SAR memperluas area pencarian dengan membagi beberapa regu yang menyisir jalur muara maupun darat. Pencarian juga dilakukan menggunakan perahu sekoci untuk menjangkau area perairan yang lebih luas.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 10.15 WIB. Tim SAR yang melakukan penyisiran menggunakan sekoci menemukan benda mencurigakan yang menyerupai jenazah di perairan muara.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, jenazah tersebut dipastikan memiliki ciri-ciri yang sesuai dengan laporan korban tenggelam. Lokasi penemuan berada sekitar tiga kilometer dari titik awal kejadian.
Selanjutnya, korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke darat untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Cilacap Kolonel Laut (PM) Damianus Denny Nixon Ogi melalui Danposal Logending Lettu Marinir Iswanto menyampaikan agar seluruh personel yang terlibat dalam operasi SAR selalu mengutamakan faktor keselamatan selama bertugas.
Ia menambahkan, keterlibatan Posal Logending dalam operasi tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus kesiapsiagaan TNI Angkatan Laut dalam membantu masyarakat, khususnya dalam misi kemanusiaan di wilayah pesisir.
“Keterlibatan Posal Logending Lanal Cilacap dalam operasi ini merupakan wujud kepedulian serta kesiapsiagaan TNI Angkatan Laut dalam membantu masyarakat, khususnya dalam operasi kemanusiaan di wilayah pesisir,” ujarnya.