
SERAYUNEWS – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun 2026 diharapkan berjalan jujur dan tertib.
Kejujuran menjadi kunci utama agar hasil ujian benar-benar mencerminkan kompetensi asli siswa.
Meski bukan penentu kelulusan sekolah, hasil TKA memiliki bobot penting karena sering digunakan sebagai instrumen seleksi dalam jalur prestasi untuk masuk ke jenjang SMP favorit.
Oleh karena itu, memahami tata tertib dan sanksi adalah hal yang wajib bagi setiap orang tua dan siswa.
Kejujuran dalam ujian bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi sistem pendidikan yang adil.
Lingkungan ujian yang kondusif memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta untuk bersaing secara sehat.
Nilai yang diperoleh secara jujur akan jauh lebih bermakna sebagai potret profil belajar siswa yang akurat.
Pemerintah telah membagi kategori pelanggaran menjadi tiga tingkatan. Berikut rinciannya:
Terlambat masuk ruang ujian lebih dari 15 menit.
Tidak duduk di kursi yang telah ditentukan panitia.
Tidak mengisi daftar hadir atau meletakkan barang pribadi di luar tempat yang disediakan.
Keluar ruang ujian tanpa izin pengawas.
Membuat kegaduhan atau gangguan di dalam ruangan.
Menggunakan username dan password milik orang lain saat login sistem.
Tidak melaporkan kendala teknis (seperti komputer error) kepada pengawas.
Menggunakan jasa orang lain atau joki ujian.
Membawa alat bantu seperti HP, kamera, kalkulator, atau catatan ke meja ujian.
Bekerja sama, menyontek, atau memberi bantuan jawaban kepada peserta lain.
Memfoto soal ujian dan menyebarluaskannya ke media sosial atau grup pesan singkat.
Untuk menjaga keadilan, setiap pelanggaran akan dikenakan sanksi bertahap:
Teguran Langsung: Diberikan oleh pengawas untuk pelanggaran ringan.
Pembatalan Nilai: Berlaku untuk mata pelajaran tertentu jika terbukti melakukan pelanggaran sedang.
Diskualifikasi: Peserta dikeluarkan dan diberi nilai nol setelah melalui proses investigasi jika terbukti melakukan pelanggaran berat.
Agar siswa dapat mengerjakan soal dengan tenang tanpa melanggar aturan, lakukan persiapan praktis berikut:
Hadir Lebih Awal: Usahakan tiba 30 menit sebelum jadwal untuk menghindari kepanikan.
Cek Barang Bawaan: Pastikan hanya membawa alat tulis dan kartu peserta. Tinggalkan ponsel di tas yang dititipkan di depan kelas.
Simpan Kartu Login: Jaga kerahasiaan dan keamanan kartu akses sistem ujian Anda.
Simulasi Mandiri: Latih diri menggunakan perangkat komputer agar tidak gagap teknologi saat hari H.
TKA bukan sekadar ujian akademik, tapi juga ujian karakter. Menjaga integritas selama ujian adalah bentuk tanggung jawab sebagai pelajar.
Persiapkan diri dengan belajar yang rajin dan patuhi aturan demi masa depan pendidikan yang lebih cerah.