
SERAYUNEWS – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 resmi dimulai di Desa Lawen, Kecamatan Pandanarum, Rabu (22/4/2026).
Pembukaan ditandai dengan upacara, pemukulan gong, serta penyerahan program dari Bupati Banjarnegara kepada Dandim 0704/Banjarnegara.
Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, menegaskan pembangunan desa membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.
Menurutnya, TMMD bukan hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dalam menyelesaikan persoalan sosial.
“Sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat adalah kekuatan besar untuk memajukan desa, menggali potensi, sekaligus mengatasi berbagai tantangan yang ada,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kekompakan warga Pandanarum saat menghadapi bencana longsor beberapa waktu lalu. Semangat gotong royong tersebut dinilai menjadi modal penting pembangunan daerah.
Kepala Dispermades PPKB Banjarnegara, Hendro Cahyono, menyampaikan program TMMD akan berlangsung hingga 21 Mei 2026.
Adapun sasaran fisik yang dikerjakan meliputi:
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik untuk masyarakat.
“Untuk kegiatan nonfisik, akan ada penyuluhan masyarakat, pelayanan KB kesehatan, serta donor darah,” katanya.
Program TMMD diharapkan mampu mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat.
Dengan kombinasi kegiatan fisik dan nonfisik, TMMD menjadi salah satu instrumen strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa.